24.3 C
Banjarbaru
Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Tak Kenal Lelah Mengejar Prestasi, Pelajar MAN Tanah Laut Ini Sabet Emas Nasional hingga Raih Gelar Duta GenRe

Di balik wajah tenang Muhammad Arsyad Al Hafiz tersimpan semangat yang tak pernah padam. Saat sebagian remaja seusianya menikmati masa sekolah dengan rutinitas biasa, pelajar berusia 16 tahun asal MAN Tanah Laut ini justru sibuk berpindah dari satu arena kompetisi ke kompetisi lainnya. Hasilnya luar biasa, deretan medali dan penghargaan tingkat nasional berhasil ia kumpulkan hanya dalam kurun waktu kurang dari setahun.

Kepada inikalsel.id, Jumat (7/8/2026), Arsyad mengisahkan bahwa semua bermula pada November 2025. Saat itu ia memberanikan diri tampil di Kejuaraan Nasional Pencak Silat yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat.

Usaha kerasnya terbayar manis. Arsyad berhasil menyabet medali emas pada kategori Seni Ganda Putra Remaja serta medali perunggu di kelas D Remaja Putra.

“Kejuaraan itu menjadi titik balik bagi saya. Dari sana saya semakin yakin bahwa kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil,” ujar Arsyad.

Keberhasilan tersebut bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjangnya. Memasuki 2026, Arsyad mulai menaklukkan dunia akademik. Pada 14 Februari 2026, ia mengikuti Kompetisi Pelajar Hebat Indonesia bidang Matematika yang diselenggarakan Olimpiade Indonesia dan sukses meraih medali perunggu.

Semangatnya terus menyala. Selama tiga bulan mengikuti seleksi Duta Olimpiade Pramuka Indonesia (DOPI), Arsyad kembali membuktikan kualitasnya. Pada pengumuman 5 Juli 2026, namanya diumumkan sebagai penerima penghargaan Putra Pramuka Indonesia Best Talent 2026.

Tak berhenti di situ, kemampuan matematikanya kembali diuji dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN). Ia lolos dari tingkat Kabupaten Tanah Laut pada 18–19 Juni 2026 dan berhak melanjutkan perjuangan pada OSN tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar 27 Juli 2026.

Namun, kesibukan mengikuti olimpiade tidak membuatnya meninggalkan aktivitas organisasi dan pengembangan diri. Di sela padatnya jadwal kompetisi, Arsyad mengikuti seleksi Apresiasi Duta GenRe Kabupaten Tanah Laut yang berlangsung sejak 28 Juli hingga 5 Agustus 2026.

Dalam ajang tersebut, ia kembali mencatat prestasi dengan meraih gelar Wakil V Duta GenRe Putra Kabupaten Tanah Laut 2026 sekaligus Duta GenRe Intelegensia Putra Kabupaten Tanah Laut 2026.

Pencapaian paling membanggakan datang hanya beberapa hari sebelumnya. Tepat pada 2 Agustus 2026, Arsyad mengikuti Olimpiade Pelajar Sains Indonesia (OPSI) bidang Matematika tingkat nasional yang diselenggarakan PUSKANAS. Ia sukses mempersembahkan medali emas, melengkapi rentetan prestasi yang diraihnya sepanjang tahun.

Bagi Arsyad, prestasi bukan sekadar soal piala atau medali, melainkan proses untuk terus berkembang dan membawa nama baik daerah.

“Saya ingin terus belajar dan mencoba hal-hal baru. Saya percaya setiap orang memiliki potensi masing-masing. Jangan pernah takut gagal, karena setiap perjuangan pasti akan memberikan hasil jika dijalani dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Di usia yang masih sangat muda, Muhammad Arsyad Al Hafiz telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dari gelanggang pencak silat, ruang olimpiade matematika, panggung kepramukaan hingga ajang Duta GenRe, putra Tanah Laut ini menunjukkan bahwa prestasi lahir dari disiplin, kerja keras, dan keberanian untuk terus melangkah.

Kini, nama Arsyad tak hanya menjadi kebanggaan MAN Tanah Laut, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanah Laut bahwa mimpi besar dapat diwujudkan dengan tekad yang lebih besar. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img