Sebagai bentuk empati karena musibah kecelakaan KM Virgo Transport 8, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar doa bersama, di Masjid Riyadus Shalihin Mapolda Kalsel Banjarbaru, Selasa (22/9/2025).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, mengatakan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026 kali ini digelar dengan doa bersama, karena Kalsel saat ini memprihatinkan.
“Doa bersama ini sebagai bentuk empati kita atas musibah yang terjadi saat ini, seperti Kapal Virgo yang masih banyak korban belum ditemukan dan kondisi udara Kalsel yang masih diselimuti kabut asap akibat karhutla,” katanya.
Sehingga, pada peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lanjutnya. Doa bersama yang diinisiasi Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr Fahri Siregar itu menjadi bentuk kepedulian Polda Kalsel atas situasi yang terjadi saat ini di tengah masyarakat.
“Kita mengundang para tuan guru, alim ulama serta unsur dari forum lalu lintas dan angkutan jalan untuk berdoa bersama, semoga semua cobaan ini bisa dilewati dan daerah kita senantiasa mendapatkan keberkahan,” ucapnya.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong KH Muhammad Mukri Yunus, menyampaikan tausiahnya dengan mengingatkan umat manusia untuk selalu meminta ampunan-Nya dan berbuat baik kepada sesama.

Acara doa bersama itu diakhiri pemberian tali asih kepada anak-anak panti asuhan dan pondok pesantren oleh kapolda.
Di momen Hari Lalu Lintas Bhayangkara itu, Kapolda Yudha berharap jajaran Direktorat Lalu Lintas terus meningkatkan profesionalismenya lewat pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Sejalan dengan tema peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini yaitu Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri maka polantas harus selalu hadir di tengah masyarakat melayani sepenuh hati,” tutupnya. STN![]()








