28 C
Banjarbaru
Jumat, September 4, 2026
spot_img

Pemko Banjarmasin Perkuat Pemenuhan Hak Perlindungan Anak

Pemko Banjarmasin memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui edukasi kesehatan mental bagi remaja. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kegiatan bertema “Kesehatan Mental Remaja” yang digelar di Musala SMAN 6 Banjarmasin, Kamis, 3 September 2026.‎

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala SMAN 6 Banjarmasin dan Anandyta Amalia. Edukasi ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus mendorong mereka lebih aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, M Ramadhan, mengatakan penguatan kesehatan mental menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup anak. Menurutnya, komitmen tersebut juga sejalan dengan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 9 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam meningkatkan kualitas hidup anak. Sekaligus mewujudkan Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak,” ujar Ramadhan.

Ramadhan menegaskan, pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Peran sekolah, keluarga, masyarakat, hingga anak sendiri dinilai sangat penting untuk memastikan lingkungan tumbuh kembang yang aman dan mendukung.

“Pemenuhan hak dan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, serta anak-anak itu sendiri,” katanya.

Ia berharap anak-anak di Kota Banjarmasin dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, percaya diri dan berkarakter. Sekaligus mampu menghargai sesama serta memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Ramadhan juga mendorong siswa tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi turut mengambil peran dalam upaya perlindungan anak di lingkungan masing-masing. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya kesehatan mental sekaligus berani berpartisipasi sebagai 2P, yakni Pelopor dan Pelapor.

“Kita ingin anak-anak di Kota Banjarmasin tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, percaya diri, berkarakter, menghargai sesama, serta memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-citanya.

Diharapkan setelah kegiatan ini siswa dan siswi dapat lebih berpartisipasi dalam perannya sebagai Pelopor dan Pelapor,” ucap Ramadhan, mengakhiri. STN

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img