33 C
Banjarbaru
Jumat, September 4, 2026
spot_img

Tak Ada Hotspot, Kasus ISPA di Banjarmasin Meningkat 

Kota Banjarmasin tidak memiliki titik panas atau hotspot dan bukan wilayah yang rentan dengan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Namun, kondisi tersebut tidak membuat warga terbebas dari dampak kabut asap.

Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Seribu Sungai justru terus meningkat dan menjadi salah satu yang tertinggi di Kalimantan Selatan. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menunjukkan, kasus ISPA pada Juni 2026 tercatat sebanyak 6.432 kasus.

Angka tersebut meningkat menjadi 6.841 kasus pada Juli 2026 atau bertambah sekitar 409 kasus hanya dalam satu bulan. Sementara itu, data ISPA sepanjang Agustus 2026 masih dalam proses rekapitulasi dan dijadwalkan selesai pada 5 September mendatang.

Kepala Dinkes Banjarmasin, Yanuar Diansyah, mengatakan peningkatan kasus tersebut tidak bisa langsung dikaitkan seluruhnya dengan kabut asap akibat karhutla. “Jadi dari Juni ke Juli kasus ISPA naik sekitar 400 kasus. Tapi tidak bisa dikaitkan seluruhnya dengan kabut asap,” ucap Yanuar berkilah.

Menurutnya, tingginya angka ISPA di Banjarmasin juga dipengaruhi pola pelayanan kesehatan. Sejumlah fasilitas kesehatan di Banjarmasin, terutama puskesmas, tidak hanya melayani warga yang berdomisili di dalam kota, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar.

“Mereka merasa mudah mendapatkan pelayanan kesehatan di wilayah kita karena letaknya yang strategis. Sehingga mereka berobat di sini dan jadi penyumbang data kasus,” ucapnya.

Namun, tingginya kasus ISPA tetap menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian, terlebih ketika Banjarmasin ikut terdampak kabut asap dari karhutla di daerah lain. Paparan asap menurutnya, tetap berpotensi memperburuk kondisi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Meski kita bukan wilayah terjadinya karhutla dan hanya terkepung kabut asap saja, tetap saja kasus jadi tinggi. Karena jumlah penduduknya yang banyak dengan wilayah kecil,” ujarnya. STN

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img