Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin mulai beralih menggunakan lampu Light Emitting Diode (LED) untuk penerangan jalan umum (PJU) sebagai upaya menghemat konsumsi energi listrik dan menekan biaya tagihan listrik daerah.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, mengatakan peralihan dari lampu konvensional atau lampu sontang ke LED dilakukan secara bertahap. Langkah tersebut dinilai penting mengingat beban pembayaran listrik untuk PJU yang ditanggung Pemerintah Kota Banjarmasin mencapai miliaran rupiah setiap bulan.
“Tagihan listrik untuk penerangan jalan umum mencapai sekitar Rp1,8 miliar per bulan. Kalau dihitung dalam setahun, anggarannya bisa mencapai lebih dari Rp20 miliar,” ujar Slamet, Rabu (28/10/2026) pagi.
Menurutnya, penggunaan lampu LED menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan efisiensi pemakaian listrik. Namun, penggantian seluruh lampu PJU belum dapat dilakukan sekaligus karena harga lampu LED relatif lebih mahal dibandingkan lampu konvensional.
“Belum semua PJU di Banjarmasin menggunakan LED. Kami masih melakukan penggantian secara bertahap karena harga lampu LED cukup mahal,” jelasnya.
Meski demikian, Slamet menyebut sejumlah ruas jalan utama, termasuk Jalan Ahmad Yani, telah menggunakan lampu LED.
Ia mengakui, pihaknya belum menghitung secara pasti persentase PJU di Banjarmasin yang telah beralih ke teknologi LED.
“Kami akan menghitung jumlah lampu yang sudah menggunakan LED dan yang masih memakai lampu konvensional untuk mengetahui capaian penggantiannya,” katanya.
Selain penggunaan LED, pengaturan waktu operasional lampu PJU juga menjadi perhatian. Menurut Slamet, pengaturan melalui pengatur waktu atau timer dapat membantu mengendalikan waktu penyalaan dan pemadaman lampu.
Namun, ketepatan waktunya dapat bergeser seiring kondisi baterai pada perangkat tertentu.
“Penggunaan LED memang lebih hemat dibandingkan lampu konvensional. Karena itu, penggantian akan terus dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.
Dengan besarnya biaya listrik yang harus ditanggung setiap tahun, percepatan peralihan ke lampu LED menjadi salah satu langkah penting bagi Pemko Banjarmasin untuk meningkatkan efisiensi anggaran. Meski demikian, pendataan jumlah lampu yang telah diganti dan penetapan target penggantian yang terukur diperlukan agar penghematan energi dapat dievaluasi secara jelas. PW![]()








