Kalsel, Kalimantan Selatan, Banua,i LoPenerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik jenjang PAUD, SD hingga SMP negeri dan swasta di Kota Banjarmasin disebut berdampak positif terhadap penurunan kasus harian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Yanuardiansyah mengatakan, meski secara akumulasi angka kasus ISPA dalam sepekan mengalami peningkatan hingga lebih dari 2.500 kasus, jumlah kasus jika dihitung secara harian justru menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.
Menurutnya, kondisi tersebut terlihat sejak sistem PJJ diterapkan di sejumlah satuan pendidikan di Kota Banjarmasin.
“Diberlakukannya PJJ selama beberapa pekan ini tentu menjadi langkah positif dalam penurunan angka kasus ISPA jika secara hitungan harian. Misalnya, di hari kemarin angka kasus ISPA tembus 400 kasus, hari ini hanya 100 kasus saja,” ujar Yanuardiansyah, Rabu (23/9/2026) siang.
Yanuardiansyah mengatakan, pihaknya tidak memungkiri bahwa dalam beberapa pekan terakhir kualitas udara di Kota Banjarmasin berada pada kondisi yang mengkhawatirkan.
Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di sejumlah wilayah bahkan sempat menunjukkan kategori sangat berbahaya atau berstatus hitam. Kondisi tersebut turut menyebabkan kabut asap semakin tebal di sejumlah kawasan Banjarmasin.
Ia menyebutkan, tiga wilayah kecamatan yang dinilai cukup rawan terdampak kabut asap sekaligus mencatat kasus ISPA cukup tinggi adalah Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Utara, dan Banjarmasin Timur.
“Di Banjarmasin tiga kecamatan itu memang terdampak ISPA cukup tinggi, khususnya wilayah yang berbatasan langsung dengan wilayah tetangga, seperti Batola dan Banjar yang hingga saat ini masih terjadi karhutla,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi kabut asap yang masuk ke wilayah Banjarmasin menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
Karena itu, masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk. PW![]()








