Keluarga besar SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih tim tari sekolah dalam ajang Banua QRISTIVAL 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, tim tari SDN Kuin Selatan 1 berhasil meraih Juara Harapan II dan menjadi satu-satunya grup anak yang mampu menembus babak final di tengah persaingan para penari dewasa.

Kepala SDN Kuin Selatan 1, Hj. Erlena, S.Pd mengatakan, ajang tersebut menjadi wadah positif bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta rasa percaya diri, khususnya di bidang seni dan budaya daerah.
“Alhamdulillah kami keluarga besar SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin merasa sangat bangga dan bersyukur atas partisipasi serta prestasi yang diraih oleh anak-anak tim tari dalam ajang Banua QRISTIVAL yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia,” ujar Hj. Erlena, di Banjarmasin, Senin (25/5/2026).

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh, para pelatih dan guru pendamping yang bekerja keras, serta orang tua yang terus memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga penampilan di panggung final.
Menurutnya, target utama sekolah bukan sekadar meraih gelar juara, namun membentuk karakter siswa agar mencintai budaya Banjar, berani tampil, disiplin, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat berprestasi sejak usia dini.
“Kami berharap pengalaman mengikuti lomba ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang,” katanya.
Hj. Erlena juga berharap tim tari SDN Kuin Selatan 1 dapat terus berkembang dan membawa nama sekolah semakin dikenal melalui berbagai prestasi membanggakan di tingkat daerah maupun nasional.

Sementara itu, Penata Tari SDN Kuin Selatan 1, Arief Febrian Nur, S.Pd menyampaikan rasa bangga atas perjuangan anak-anak yang mampu bersaing dengan peserta lain yang mayoritas merupakan penari dewasa dan berpengalaman.
“Dari lebih dari 30 peserta yang tampil luar biasa, anak-anak ini mampu menunjukkan semangat, keberanian, dan kerja keras yang sangat membanggakan. Mereka menjadi satu-satunya grup anak yang mampu menembus babak final dan berdiri sejajar dengan para penari dewasa,” ungkapnya.
Arief menjelaskan, Tari Pelepah yang dibawakan tim SDN Kuin Selatan 1 bukan karya biasa. Tarian tersebut sebelumnya juga menjadi salah satu perwakilan Kalimantan Selatan dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang tari kreasi tingkat SD sederajat dan berhasil masuk 10 besar nasional.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa anak-anak daerah juga mampu membawa nama Kalimantan Selatan bersinar di tingkat nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut bukan hanya soal meraih Juara Harapan II, tetapi juga menjadi bukti proses perjuangan, disiplin, kekompakan, dan keberanian anak-anak untuk tampil memberikan yang terbaik.
Arief turut menyampaikan terima kasih kepada para pembimbing dan orang tua yang terus memberikan doa serta dukungan tanpa henti kepada seluruh tim.
“Teruslah berkembang, tetap rendah hati, dan jadikan pencapaian ini sebagai langkah awal menuju prestasi-prestasi lain yang lebih besar lagi,” tutupnya. As![]()










