33 C
Banjarbaru
Rabu, September 16, 2026
spot_img

Lomba IMTAQ 2026 Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda Banjarmasin

Dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk generasi muda yang religius dan berkarakter, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin melalui Bidang Kepemudaan menggelar Lomba Peningkatan Iman dan Takwa (IMTAQ) Kota Banjarmasin Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15 hingga 16 September 2026, tersebut diikuti sekitar 185 peserta dari jenjang SMA/SMK sederajat se-Kota Banjarmasin.

Pelaksanaan lomba dipusatkan di Kantor Sekretariat Khatib Dayan Banjarmasin dengan mempertandingkan lima cabang, yakni Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, azan, ceramah agama, dan hafalan Juz Amma.

Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Banjarmasin, Gusti Ikromi Akbar, mengatakan kegiatan Lomba IMTAQ merupakan salah satu bentuk pembinaan terhadap generasi muda agar tidak hanya berkembang dari sisi prestasi dan kreativitas, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.

Menurutnya, perkembangan zaman menghadirkan beragam tantangan bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan keimanan dan ketakwaan perlu terus diperkuat melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan kompetitif.

“Karena itu, kami memandang pembinaan iman dan takwa menjadi hal yang sangat penting untuk terus diperkuat melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan kompetitif seperti lomba ini,” ujar Ikrom, Rabu (16/9/2026) sore.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk membangun karakter pemuda yang berakhlak, berintegritas, serta mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang membanggakan dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai keagamaan.

“Ini kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap tahunnya. Harapannya, bisa menjadi wadah bagi para pemuda dalam meningkatkan nilai-nilai ketakwaan dan mencintai Al-Qur’an,” katanya.

Sementara itu, Ahmad, salah satu peserta yang berhasil meraih juara, mengaku bersyukur atas hasil yang diperolehnya setelah melalui berbagai proses dan latihan.

Menurut Ahmad, keberhasilan dalam lomba bukan semata-mata tentang mendapatkan penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan.

“Ini bukan soal penghargaan, namun menjadi motivasi bagi kita para pemuda untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” tukasnya. PW

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img