27 C
Banjarbaru
Rabu, Agustus 19, 2026
spot_img

Kapolsek Pelaihari Borong Jamu dan Madu di Stand IWAPI Tala Craft Pekan Raya Kemerdekaan

Tala Craft Pekan Raya Kemerdekaan resmi dibuka di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Rabu (19/8/2026).

Tala Craft menjadi salah satu bagian dari rangkaian Pekan Raya Kemerdekaan yang menghadirkan beragam kerajinan tangan serta produk lokal hasil pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tanah Laut.

Beragam produk lokal ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya stand Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Tanah Laut yang berada di bagian depan kawasan pameran, dekat panggung utama.

Stand IWAPI menjadi salah satu titik yang menarik perhatian pengunjung karena menghadirkan berbagai produk UMKM, mulai dari jamu, madu asli, makanan ringan hingga kerajinan tangan.

Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, S.H., turut mampir ke stand IWAPI dan membeli sejumlah produk UMKM yang dipasarkan.

Dalam kesempatan tersebut, Karia Jaya terlihat membeli produk jamu kunyit asam Bahari serta madu asli Kalulut yang diproduksi pelaku UMKM binaan IWAPI.

Menurutnya, kehadiran stand UMKM seperti IWAPI dalam Pekan Raya Kemerdekaan sangat positif karena turut membuka ruang pemasaran bagi produk masyarakat.

“Ini sangat bagus sekali untuk menambah pemasukan dan penghasilan ibu-ibu rumah tangga, karena ini kan usaha UMKM ibu-ibu dari IWAPI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IWAPI Tanah Laut, Dr. Hj. Orbawati, S.Sos., M.M., mengatakan keikutsertaan IWAPI dalam Tala Craft tidak hanya bertujuan memasarkan produk, tetapi juga memperkenalkan pelaku UMKM mikro dari berbagai wilayah di Tanah Laut.

Orbawati menjelaskan, IWAPI melibatkan perwakilan ranting dari 11 kecamatan. Sebanyak delapan kecamatan di antaranya menampilkan produk-produk pelaku UMKM mikro.

Menurutnya, IWAPI sengaja memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro yang baru berkembang atau menjadi bibit-bibit baru dalam dunia usaha.

“Yang kami munculkan adalah produk-produk pelaku UMKM mikro. Dalam artian, pelaku-pelaku pertama, kita ingin memunculkan bibit-bibit baru,” jelas Orbawati.

Ia menambahkan, sejumlah produk UMKM yang sebelumnya dibina IWAPI bahkan telah berkembang dan memiliki pasar lebih luas.

Salah satunya produk keripik tempe yang kini telah masuk ke sejumlah jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret, bahkan telah dikirim hingga ke Kabupaten Tanah Bumbu.

“Alhamdulillah, bermacam-macam jenis mulai madu, jamu, keripik, sampai sasirangan dan keahlian pengrajin tangan,” katanya.

Dalam Tala Craft kali ini, stand IWAPI menampilkan berbagai produk unggulan, di antaranya makanan ringan, madu, jamu, kerajinan tangan serta produk kerajinan khas daerah.

Orbawati berharap keikutsertaan IWAPI dalam Pekan Raya Kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memperluas pemasaran produk UMKM sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.

“Harapannya semoga kami IWAPI terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, mensupport pemerintah daerah untuk bisa mendukung UMKM-UMKM, terutama mengangkat UMKM mikro yang masih perdana,” pungkasnya.

Melalui Tala Craft, produk-produk lokal Tanah Laut tidak hanya dipamerkan, tetapi juga mendapat kesempatan untuk dikenal masyarakat lebih luas sekaligus membuka peluang pasar baru bagi para pelaku UMKM. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img