Seorang guru di Kota Banjarmasin berusia 29 tahun, Lisna, meninggal dunia setelah mengalami sesak napas dan nyeri dada di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.
Lisna diketahui memiliki riwayat penyakit asma. Menurut keluarga, penyakit tersebut semakin sering kambuh ketika kondisi kabut asap mulai pekat.
Ibunya, Marhamah (53), mengatakan kondisi Lisna masih terlihat sehat pada Sabtu malam. Namun, setelah salat Isya, kondisi Lisna tiba-tiba memburuk.
“Setelah Isya itu langsung sesak. Dia minta diobati karena dadanya sakit dan napasnya sesak,” ujar Marhamah, Selasa (6/10/2026) sore.
Keluarga kemudian memberikan obat. Namun, setelah obat habis, sesak yang dialami Lisna tidak kunjung mereda hingga akhirnya meninggal dunia.
“Sudah satu botol obat, tetapi tidak sembuh juga. Kemudian bapaknya disuruh membeli obat lagi. Setelah diberikan satu botol lagi, sesaknya tetap tidak berhenti hingga akhirnya meninggal dunia,” tuturnya.
Marhamah mengatakan Lisna memang telah lama menderita asma. Ia menduga kondisi kabut asap menjadi salah satu pemicu kambuhnya penyakit tersebut.
“Memang dasarnya ada asma. Kemungkinan kabut asap ini menjadi pemicu, sehingga asmanya kambuh,” katanya.
Lisna diketahui merupakan guru di SDN Tanjung Pagar 3, Banjarmasin Selatan. Setiap hari, ia menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari rumah menuju sekolah. Menurut Marhamah, sepanjang perjalanan, kondisi asap cukup tebal.
“Mulai dari depan rumah sampai ke sekolah, asap saja yang dilewati. Tebal sepanjang jalan,” ujarnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, Lisna juga beberapa kali meminta izin tidak mengajar ketika asmanya kambuh. Pihak sekolah disebut mengetahui kondisi kesehatan Lisna dan memberikan izin ketika kondisinya tidak memungkinkan untuk mengajar.
Marhamah berharap pemerintah turut memperhatikan kesehatan guru saat terjadi kabut asap, bukan hanya melindungi para siswa.
“Jangan anak murid saja yang disuruh PJJ. Guru-gurunya juga harus dijaga kesehatannya. Mudah-mudahan pemerintah bisa bijaksana,” tutupnya. PW![]()








