34 C
Banjarbaru
Kamis, Juli 2, 2026
spot_img

Jangan Sampai Impian Anak Hancur! Bupati Tala Soroti Bullying dan Kekerasan Seksual

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan melalui Penandatanganan Komitmen Bersama Forum Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di Gedung Sarantang Saruntung, Kamis (2/7/2026), tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Laut Hj. Dian Rahmat Trianto.

Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi anak dan perempuan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mencakup kekerasan, pelecehan seksual, perundungan (bullying), hingga berbagai bentuk penyimpangan perilaku yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai aturan sudah ada, tetapi pelaksanaannya tidak maksimal. Karena itu saya mengajak seluruh pihak kembali berkomitmen untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan sejak dini,” tegasnya.

Menurut Bupati, upaya pencegahan harus dimulai melalui edukasi yang berkelanjutan. Ia menilai banyak kasus berawal dari minimnya pemahaman anak mengenai batasan dalam pergaulan, komunikasi dengan orang lain, hingga mudah terpengaruh bujuk rayu maupun iming-iming tertentu.

Ia juga mengingatkan bahwa kekerasan seksual, perundungan, maupun bentuk kekerasan lainnya meninggalkan dampak psikologis yang serius bagi korban. Trauma yang dialami dapat menghilangkan rasa percaya diri dan menghambat proses tumbuh kembang anak.

“Kalau kita ingin menciptakan sumber daya manusia yang unggul, maka pembentukannya harus dimulai sejak anak-anak. Jangan sampai impian mereka hancur karena menjadi korban kekerasan ataupun perundungan,” ujarnya.

Bupati Rahmat turut mengajak seluruh unsur pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk menjadi teladan dalam menjalankan komitmen tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni penandatanganan semata, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata berupa sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, apabila kekerasan terhadap anak terus terjadi, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas akan sulit tercapai karena generasi muda kehilangan kesempatan berkembang akibat trauma, rasa takut, dan rendahnya kepercayaan diri.

“Upaya pencegahan jauh lebih baik dibandingkan penindakan hukum,” katanya.

Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Pemkab Tanah Laut berharap seluruh regulasi yang telah dimiliki dapat diimplementasikan secara konsisten, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Pemerintah daerah juga berharap berbagai kasus yang masih dalam proses penanganan dapat segera diselesaikan sehingga para korban memperoleh keadilan, pendampingan, serta kesempatan untuk kembali bangkit dan meraih masa depan yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh kepala SKPD, para camat, perwakilan organisasi keagamaan, aparat penegak hukum, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img