36.4 C
Banjarbaru
Senin, Agustus 17, 2026
spot_img

Festival Minisoccer Agustusan 2026 di Batilai, Tiga Kategori Lahirkan Juara

Festival Minisoccer Agustusan 2026 yang digelar di Lapangan Sepakbola Tampusing, Desa Batilai, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (16/8/2026) berlangsung meriah.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut mempertandingkan tiga kategori, yakni League RT se-Desa Batilai, League Antar Sekolah tingkat SLTP sederajat, dan League Antar Sekolah tingkat SLTA sederajat.

Pada kategori League RT se-Desa Batilai, RT 3 yang diwakili Lok Limau FC berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Tigarun FC dari RT 2, disusul Bangkal FC dari RT 1 sebagai juara ketiga.

Sementara Godang Aren FC dari RT 4 menempati peringkat keempat dan Padang Pulantan FC dari RT 5 berada di posisi kelima.

Untuk kategori League Antar Sekolah tingkat SLTP sederajat, MTsN 4 Tanah Laut menjadi juara pertama, disusul MTsN 3 Tanah Laut sebagai juara kedua dan MTsN 2 Tanah Laut sebagai juara ketiga.

Sejumlah penghargaan individu juga diberikan. Gelar Best Coach diraih pelatih MTsN 2 Tanah Laut. Best Player diberikan kepada Azizah dari MTsN 3 Tanah Laut, sedangkan Best Kiper juga diraih pemain MTsN 3 Tanah Laut.

Adapun gelar Top Skor diraih dua pemain MTsN 4 Tanah Laut, yakni Mery dan Alika.

Sementara pada kategori League Antar Sekolah tingkat SLTA sederajat, SMAN 1 Panyipatan keluar sebagai juara pertama. Juara kedua diraih SMKN 1 Pelaihari, sedangkan SMAN 1 Pelaihari menempati posisi ketiga.

Untuk penghargaan individu, Best Coach diraih pelatih SMAN 1 Pelaihari. Best Player diberikan kepada Tyas dari SMAN 1 Panyipatan, Best Kiper diraih Aulia dari SMKN 1 Pelaihari, serta Top Skor diraih Defa dari SMAN 1 Pelaihari.

Manager Official Womenstala sekaligus penyelenggara, Dwi Budisetiawan, berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi momentum untuk semakin memperhatikan perkembangan sepakbola putri di Kabupaten Tanah Laut.

“Harapan ulun ke depannya, ada orang yang mau dan lebih memperhatikan lagi untuk sepakbola putri Tanah Laut, termasuk para pimpinan dan kepala dinas terkait agar bisa membuatkan event atau festival untuk pemain putri pada cabor sepakbola putri,” ujar Dwi.

Menurutnya, saat ini event atau turnamen sepakbola putri masih sangat minim, bahkan tergolong langka digelar di Tanah Laut. Padahal, minat terhadap sepakbola putri dinilai terus mengalami peningkatan.

“Karena masih minimnya dan bahkan langka sekali adanya festival atau turnamen tersebut digelar di Tanah Laut, padahal peminatnya sudah mulai bertambah dan berkembang,” lanjutnya.

Dwi berharap perhatian dan dukungan dari berbagai pihak dapat mendorong lahirnya lebih banyak kompetisi sepakbola putri di Tanah Laut, sehingga para pemain memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menunjukkan potensi mereka.

Festival Minisoccer Agustusan 2026 di Batilai pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sepakbola putri yang lebih aktif dan berkelanjutan di Kabupaten Tanah Laut. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img