Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) turut memeriahkan Kalsel Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dengan menghadirkan berbagai produk hasil hutan sekaligus membagikan bibit tanaman produktif secara gratis kepada masyarakat.
Kepala Dishut Kalsel, Hj. Fathimatuzzahra, S.Hut., M.P., melalui Kepala Seksi Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan (IPHH), Irvan, S.Hut., M.M., mengatakan keikutsertaan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi hasil hutan dan berbagai produk kelompok binaan kepada masyarakat.

“Stan kami berupa rumah Banjar, dan di dalamnya kami pajang berbagai produk hasil hutan dan kayu, baik itu madu, kopi, beras merah, beras putih, berbagai jenis jahe, maupun produk minuman lainnya,” ujar Irvan di stan Dishut Kalsel pada Kalsel Expo 2026, Banjarbaru, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, salah satu daya tarik yang disiapkan Dishut Kalsel adalah layanan kopi gratis bagi pengunjung. Kopi yang disajikan berasal dari kelompok usaha perhutanan sosial binaan Dishut Kalsel dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.

Pengunjung dapat menikmati beragam kopi khas daerah, di antaranya kopi dari Kabupaten Tapin, Tabalong, serta sejumlah wilayah lainnya yang menjadi sentra produksi kopi kelompok binaan Dishut Kalsel.
“Kami menyediakan kopi gratis bagi seluruh pengunjung Kalsel Expo 2026. Kopi tersebut berasal dari kelompok binaan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Selain produk hasil hutan, Dishut Kalsel juga menyediakan bibit tanaman secara gratis. Bibit tersebut didatangkan dari Persemaian Balai Perbenihan Tanaman Hutan Provinsi Kalimantan Selatan dan sebagian merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Barito yang merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
Irvan menjelaskan, bibit yang dibagikan merupakan bibit unggul dan produktif, khususnya tanaman buah-buahan. Penyediaan bibit ini diharapkan dapat mendorong masyarakat ikut berkontribusi dalam penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami mendatangkan bibit-bibit unggul dan produktif berupa tanaman buah-buahan dari persemaian Liang Anggang. Ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi dengan BPDAS Barito,” katanya.
Ia berharap bibit yang dibagikan kepada masyarakat tidak sekadar ditanam, tetapi dapat dirawat dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Mudah-mudahan bibit-bibit yang kami bagikan ini bisa menghijaukan Banua kita. Paling tidak, kalau bukan untuk kita, bisa untuk anak cucu kita di masa depan agar dapat menikmati hasil dari tanaman yang kita tanam saat ini,” harap Irvan.
Melalui keikutsertaan dalam Kalsel Expo 2026, Dishut Kalsel tidak hanya memperkenalkan produk hasil hutan dan potensi kelompok binaan, tetapi juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan menanam dan memanfaatkan hasil hutan secara berkelanjutan. As![]()








