Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat melalui bantuan dana sebesar Rp20 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan.
Tak hanya ke Presiden RI, apresiasi tersebut juga disampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Kehutanan atas dukungan serta koordinasi dalam menindaklanjuti kebutuhan penanganan karhutla.
Secara khusus, Yamin menyampaikan penghargaan kepada Wakil Ketua DPR RI, Bapak Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, serta Ketua Komisi II DPR RI sekaligus anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan, Bapak H. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, atas perhatian dan dukungan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Kalimantan Selatan.
Yamin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan yang terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap kepentingan masyarakat daerah.
Tidak lupa, apresiasi disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Selatan yang telah mengusulkan kebutuhan bantuan penanganan karhutla kepada pemerintah pusat.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin dan seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Sufmi Dasco Ahmad selaku Wakil Ketua DPR RI, Bapak Muhammad Rifqinizamy Karsayuda selaku Ketua Komisi II DPR RI, seluruh anggota DPR RI dari Kalimantan Selatan, serta jajaran kementerian terkait yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi daerah kami,” ujar Yamin, Selasa (27/10/2026).
Menurut Yamin, bantuan sebesar Rp20 miliar tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam melindungi masyarakat dari ancaman karhutla.
“Kami berharap dukungan ini dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran, terutama untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kebakaran, melengkapi sarana prasarana serta alat pelindung diri bagi petugas dan relawan, dan membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap,” jelasnya.
Yamin menegaskan bahwa penanganan karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Bagi kami, yang paling utama adalah keselamatan masyarakat dan para relawan. Bantuan ini bukan hanya tentang anggaran Rp20 miliar, tetapi tentang kepedulian dan kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya. Semoga sinergi ini terus terjaga demi Kalimantan Selatan yang lebih tangguh dan Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. Stn![]()








