Upaya Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Domestik (Perumda PALD) Kota Banjarmasin untuk bangkit melalui berbagai inovasi mendapat tanggapan positif dari DPRD Kota Banjarmasin.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Hendra, menilai langkah PALD menjalin kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan hal yang relevan, khususnya dalam pengelolaan air limbah.
Menurutnya, pengelolaan limbah merupakan salah satu kewajiban SPPG sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 1 Tahun 2026. Dalam aturan tersebut, SPPG juga dimungkinkan menyerahkan pengelolaan air limbah kepada pihak ketiga.
“Melihat kerja sama PALD dengan SPPG ini sangat relevan, karena pengelolaan limbah memang menjadi kewajiban SPPG. SPPG bahkan dimungkinkan menyerahkan pengelolaan air limbah kepada pihak ketiga,” ujar Hendra, Jumat (18/9/2026) pagi.
Hendra menyebut, kerja sama tersebut dapat menjadi peluang bagi Perumda PALD untuk memperluas cakupan pelayanan sekaligus memperkuat pendapatan perusahaan, di tengah proses pembenahan yang sedang dilakukan.
Namun, ia mengingatkan agar kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada penambahan pelanggan, tetapi juga memastikan aspek teknis dan kualitas pelayanan berjalan optimal.
“Tinggal kita pastikan kerja sama ini benar-benar berjalan, limbahnya tertangani sesuai standar, dan secara bisnis juga memberi kontribusi positif bagi PALD,” katanya.
Hendra juga mengingatkan agar ekspansi pelanggan diikuti dengan kesiapan teknis perusahaan. Menurutnya, pertambahan pelanggan harus sejalan dengan kemampuan PALD dalam memberikan pelayanan.
“Ini progres bagus, tapi jangan sampai pelanggan bertambah sementara kesiapan teknis belum optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, PALD perlu memastikan seluruh sistem pendukung dalam kondisi siap, mulai dari kapasitas pengolahan hingga penerapan standar operasional dalam pengelolaan air limbah.
Selain memperluas kerja sama dengan SPPG, Hendra menilai diversifikasi pelanggan juga penting dilakukan PALD. Perusahaan diharapkan tidak hanya bergantung pada satu segmen pelanggan.
“SPPG bagus, tapi hotel, restoran, kafe dan permukiman padat juga punya potensi besar. Ini harus digarap serius dan berbasis data,” tukasnya. PW![]()








