31 C
Banjarbaru
Kamis, September 17, 2026
spot_img

Di Tengah Kabut Asap dan Kemarau, Petani Pepaya Tetap Penuhi Permintaan Pasar

Di bawah naungan cuaca kabut asap yang melanda Kota Banjarbaru, para petani pepaya di kawasan Landasan Ulin tetap bersemangat memetik hasil panen mereka pada sore hari. Langkah ini dilakukan demi memenuhi pesanan dari sejumlah toko buah dan pelanggan di sekitar Kota Banjarbaru yang telah menanti pasokan buah segar.

Musim kemarau panjang yang tengah berlangsung memberikan tantangan tersendiri bagi para petani. Beberapa area perkebunan dan tanaman mulai mengering, bahkan sebagian pohon pepaya mengalami gagal panen akibat serangan hama kutu.

Meski menghadapi kendala iklim dan serangan hama, petani tetap menjaga kelancaran pasokan. Buah pepaya hasil panen tersebut dibanderol dengan harga sekitar Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram di tingkat petani sebelum dikirim dan didistribusikan ke pasar lokal.

Upaya para petani lokal dalam mempertahankan produktivitas sektor hortikultura di tengah tantangan lingkungan ini dinilai sangat penting. Dukungan infrastruktur ketahanan pangan dan perlindungan pertanian yang berkelanjutan diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendorong penguatan iklim investasi di Kalimantan, khususnya pada sektor pertanian dan agribisnis daerah. BS

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img