22.7 C
Banjarbaru
Selasa, Juli 7, 2026
spot_img

DP3AP2KB Tanah Laut Dorong Perempuan Berani Bersuara, Public Speaking Jadi Kunci Bangun Percaya Diri

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut menggelar Pelatihan Public Speaking bertema “Good Enough Mom/Woman: Melepas Tuntutan Menjadi Sempurna” di Aula Rakat Manuntung, Pelaihari, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang juga disiarkan secara langsung melalui Instagram tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Pelatihan menghadirkan Sistia Raisanty, SM., M.I.Kom., MM., CPS., CDM, CEO AS Academy sekaligus Master Trainer Public Speaking, sebagai narasumber utama. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan berbicara di depan umum, membangun rasa percaya diri, sekaligus menerima diri tanpa terbebani tuntutan untuk selalu menjadi perempuan yang sempurna.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut Hj. Dian Rahmat, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut Hj. Wiwi Zazuli, serta Kepala DP3AP2KB Tanah Laut Maria Ulfah.

Kepala DP3AP2KB Tanah Laut, Maria Ulfah, mengatakan pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui DP3AP2KB bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut.

Menurutnya, tema Good Enough Mom/Woman dipilih karena meningkatnya persoalan kesehatan mental yang dihadapi perempuan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerima diri apa adanya, meningkatkan rasa percaya diri, serta berani menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Kadang perempuan masih merasa ragu untuk menyuarakan pendapat karena budaya patriarki yang masih ada. Padahal menyampaikan pendapat bukan berarti melawan, melainkan bentuk ekspresi atas apa yang dirasakan dan perlu didengar,” ujarnya.

Maria berharap pelatihan tersebut menjadi momentum memperkuat solidaritas antarperempuan di Tanah Laut agar saling mendukung dan semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah.

“Perempuan adalah bagian penting sekaligus aktor dalam pembangunan. Karena itu mereka perlu terus didorong agar berani berkiprah dan memberikan kontribusi terbaik,” katanya.

Sementara itu, narasumber Sistia Raisanty menekankan bahwa public speaking merupakan keterampilan yang penting dimiliki siapa saja dan dapat dipelajari dengan mudah.

Ia menyampaikan ada tiga pesan utama dalam pelatihan tersebut, yakni pentingnya kemampuan public speaking, kemudahan dalam mempelajarinya, serta manfaatnya dalam meningkatkan kepercayaan diri.

“Semakin kita mempelajari public speaking, maka rasa percaya diri juga akan semakin meningkat. Harapannya seluruh peserta mendapatkan tips dan trik yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sistia juga menyinggung perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menurutnya dapat menjadi alat bantu dalam menyusun materi berbicara, namun tidak dapat menggantikan kemampuan komunikasi seseorang.

“AI justru mempermudah pekerjaan kita, khususnya dalam menyusun kata-kata. Tetapi kemampuan sebagai penyampai pesan tetap harus dilatih, mulai dari bahasa tubuh, intonasi suara hingga cara menyampaikan pesan kepada audiens,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, DP3AP2KB Tanah Laut berharap semakin banyak perempuan yang percaya diri, komunikatif, mampu menjaga kesehatan mental, serta menjadi inspirasi di lingkungan keluarga maupun masyarakat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di Kabupaten Tanah Laut. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img