Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar pertemuan strategis guna membahas tindak lanjut terkait manajemen kepegawaian di samping adanya penyesuaian regulasi dan nomenklatur perangkat daerah. Hal ini turut menyita perhatian Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR yang menekankan pentingnya profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah dinamika dan berbagai isu sensitif yang menerpa aparatur di lingkup pemerintah kota Banjarmasin.
Melalui rapat koordinasi kepegawaian yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai yang dihadiri Plt. Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM serta seluruh pimpinan perangkat daerah. Yamin meminta wibawa ASN harus dijaga melalui disiplin yang ketat.
Selain itu, sebagai langkah mempererat koordinasi, Yamin mendorong ruang komunikasi yang lebih santai namun tetap efektif antar kepala perangkat daerah.
“Saya harap pola komunikasi dan kinerja ASN kita dapat terus ditingkatkan,” singkatnya, Jumat (17/4).
Lebih lanjut, ia juga menyoroti apabila terdapat kasus pelanggaran kode etik ASN, sekiranya dapat disikapi secara cermat dan ditindak sesuai prosedur dan kewenangan yang berlaku.
“Apalagi dari data yang dilaporkan ke kita, menunjukan masih adanya terkait pelanggaran disiplin dan masih berproses. Untuk itu saya minta apabila terbukti melanggar, dari BKPSDM dan Inspektorat agar tidak menunda pemberian sanksi bagi oknum bersangkutan,” jelasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi jajaran perangkat daerah agar lebih responsif dalam melayani masyarakat dan dalam rangka mencapai target kinerja organisasi.
“Kita ingin ada kesepakatan dan kesamaan persepsi yang dicapai. Inovasi dan kreativitas di setiap instansi diharapkan dapat saling merangkul untuk kemajuan kota,” tukasnya. *Stn![]()










