Kenaikan harga bahan kemasan plastik mulai dirasakan pelaku usaha kuliner di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Salah satunya datang dari usaha makanan sehat yang digagas oleh Gasila Sa’bana.
Gasila mengungkapkan, lonjakan harga tidak hanya terjadi pada plastik, tetapi juga pada berbagai jenis kemasan lainnya seperti cup dan botol. Ia menyebutkan, harga plastik yang sebelumnya dibeli seikat seharga Rp43 ribu, kini naik menjadi Rp53 ribu.
“Bukan naik biasa, tapi memang sudah ganti harga. Terakhir beli Selasa kemarin sudah Rp53 ribu per ikat,” ujarnya kepada inikalsel.id, Minggu (5/4/2026).
Selain itu, kemasan cup ukuran 500 ml yang sebelumnya seharga Rp23 ribu kini ikut naik menjadi Rp33 ribu. Kenaikan serupa juga terjadi pada botol minuman yang biasanya dijual sekitar Rp1.000 per buah, kini melonjak menjadi Rp2.000.
Tak hanya kemasan, Gasila juga mengeluhkan kelangkaan bahan baku penunjang seperti susu UHT full cream dan susu evaporasi yang saat ini sulit ditemukan di pasaran.
“Sekarang susu UHT full cream sama evaporasi juga langka banget,” tambahnya.
Kondisi ini tentu berdampak pada biaya produksi usaha makanan sehat yang dijalankannya. Meski demikian, Gasila mengaku masih berupaya bertahan tanpa menaikkan harga jual secara signifikan kepada pelanggan.
Kenaikan harga kemasan ini menjadi tantangan baru bagi pelaku UMKM kuliner di daerah, khususnya di Pelaihari, yang harus memutar strategi agar usaha tetap berjalan di tengah meningkatnya biaya operasional. Dede![]()










