Sebanyak 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanah Laut (Tala) Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto.
Pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Minggu (16/8/2026). Puluhan putra-putri terbaik Tanah Laut tersebut selanjutnya akan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Prosesi pengukuhan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan SKPD, unsur Kesbangpol, para pelatih dari TNI/Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta orang tua anggota Paskibraka.
Pengukuhan ini menjadi puncak rangkaian pembinaan dan penggemblengan yang telah dijalani para anggota selama kurang lebih satu bulan di pusat pendidikan dan pelatihan Paskibraka di Desa Bahagia.
Sebelum dikukuhkan, para anggota telah melewati proses seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan hingga kabupaten. Bahkan, sejumlah anggota turut berkompetisi hingga tingkat provinsi untuk mengharumkan nama Kabupaten Tanah Laut.
Dalam arahannya, Bupati Rahmat menegaskan bahwa 40 anggota Paskibraka yang berdiri di hadapannya bukan sekadar pemuda biasa. Mereka telah dibekali ketahanan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan serta pemahaman ideologi Pancasila.
Rahmat juga mengingatkan bahwa pengukuhan dan pengucapan Ikrar Putra Indonesia bukan sekadar seremonial. Amanah tersebut merupakan bentuk kehormatan yang harus dijaga sepanjang hayat.
“Kalian bukan hanya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka saja, tetapi kalian adalah duta-duta Pancasila seperti yang diamanahkan oleh negara melalui BPIP,” tegas Rahmat.
Ia meminta para anggota Paskibraka mampu menularkan nilai-nilai Pancasila dan kebiasaan positif kepada lingkungan sebayanya.
“Tularkan nilai-nilai ideologi Pancasila dan kebiasaan positif kepada rekan-rekan sebaya di lingkungan kalian,” pesan Bupati.
Rahmat yang juga pernah menjalankan tugas sebagai Paskibraka di Istana Merdeka sekitar 30 tahun lalu turut membagikan pengalamannya. Ia berpesan agar kedisiplinan yang telah dibangun selama masa karantina tidak berhenti setelah para anggota kembali ke sekolah masing-masing.
Kebiasaan positif seperti bangun pagi, disiplin dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, menurutnya, harus terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemkab Tanah Laut juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Tanah Laut selaku penyelenggara, serta seluruh pelatih dan pendamping dari TNI, Polri dan Purna Paskibraka Indonesia yang telah mendampingi para anggota selama proses pembinaan.
Dukungan, pembinaan mental dan spiritual yang diberikan para pelatih selama masa pendidikan di Desa Bahagia diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin dan siap menjalankan tugas sebagai bagian dari upacara kenegaraan.
Dengan dikukuhkannya 40 anggota Paskibraka Tala 2026, mereka kini siap mengemban amanah mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dede![]()








