Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menggelar Workshop Penyusunan Laporan Kinerja di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2026, bertempat di Hotel Nasa Banjarmasin, Senin (02/11/2026).
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, serta dihadiri Kepala Bagian Organisasi Setdako Banjarmasin, Mouna Rahmawati, seluruh Kasubbag Perencanaan dan staf administrasi penyusunan laporan kinerja dari 32 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Workshop ini dilaksanakan untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan perangkat daerah dalam menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) yang berkualitas, akurat, berbasis data, dan tepat waktu.
Usai membuka kegiatan, Sekdako Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, menyampaikan bahwa penyusunan laporan kinerja tahun ini akan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas proses penyusunan laporan.
“Sebagaimana informasi yang kami dapatkan, dalam penyusunan laporan kinerja ini kita akan menggunakan alat bantu Artificial Intelligence. Ini sangat membantu untuk mempercepat proses, tetapi bukan sebagai pengambil keputusan,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu para penyusun laporan dalam melakukan analisis dan penyempurnaan dokumen, tanpa mengesampingkan peran serta tanggung jawab masing-masing perangkat daerah.
Untuk itu, Bagian Organisasi Setdako Banjarmasin menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi Provinsi Kalimantan Selatan serta narasumber internal guna memberikan pemahaman mengenai tata cara penyusunan LAKIP dengan memanfaatkan teknologi tersebut.
“Kita ingin AI ini digunakan sebagai asisten atau pembantu, bukan sebagai pengambil keputusan. Harapan kami, dengan terselenggaranya workshop ini, nilai LAKIP Pemerintah Kota Banjarmasin bisa terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setdako Banjarmasin, Mouna Rahmawati, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki peran dalam mengoordinasikan, membina, dan memfasilitasi seluruh perangkat daerah dalam proses penyusunan laporan kinerja.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pendampingan dan evaluasi yang telah dilakukan, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat, di antaranya kualitas penyampaian informasi dalam laporan kinerja, kedalaman analisis terhadap kendala dan faktor keberhasilan pencapaian kinerja, serta ketepatan waktu penyampaian laporan.
“Karena itu, workshop ini kami selenggarakan agar penyusunan laporan kinerja dapat dipersiapkan sejak dini dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan,” jelas Mouna.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa dalam pelaksanaannya, seluruh perangkat daerah akan memanfaatkan aplikasi Kayuh Baimbai sebagai sarana penginputan laporan kinerja. Dokumen yang masuk selanjutnya akan dibantu proses verifikasinya menggunakan AI untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan.
“Semua laporan masuk ke aplikasi Kayuh Baimbai, kemudian akan diverifikasi oleh AI. Hasilnya berupa rekomendasi yang dapat dijadikan acuan oleh seluruh SKPD untuk memperbaiki laporan masing-masing,” terangnya.
Menurutnya, rekomendasi tersebut diharapkan dapat membantu perangkat daerah meningkatkan kualitas laporan, terutama dalam hal kesesuaian dengan pedoman penyusunan serta kedalaman analisis terhadap capaian kinerja.
Melalui workshop ini, Pemko Banjarmasin berharap seluruh perangkat daerah mampu menyusun LAKIP secara lebih sistematis, akuntabel, dan menggambarkan hasil pelaksanaan program beserta manfaat serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Pemanfaatan teknologi AI melalui aplikasi Kayuh Baimbai juga diharapkan menjadi langkah inovatif dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan publik. Stn![]()








