27.2 C
Banjarbaru
Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Stadion Kalua Disorot, Warga Tuntut Pertanggungjawaban Anggaran Rp11 Miliar

Kondisi Stadion Sepak Bola Kalua di Kabupaten Tabalong kembali menjadi sorotan masyarakat. Setelah penantian lebih dari 25 tahun untuk memiliki stadion yang bagus dan layak, hasil pembangunan yang menelan anggaran lebih dari Rp11 miliar dinilai jauh dari harapan warga.

Berdasarkan hasil diskusi dengan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Kabupaten Tabalong, Wahyu, total anggaran pembangunan stadion tersebut mencapai lebih dari Rp11 miliar. Rinciannya sekitar Rp7 miliar untuk pembangunan tribun dan Rp4,3 miliar untuk pengerjaan lapangan sepak bola.

Masyarakat Kalua mengaku kecewa dengan kondisi stadion yang dinilai belum sesuai ekspektasi, terutama pada bagian lapangan dan tribun.

Dalam diskusi yang berlangsung selama beberapa jam itu, Wahyu disebut mengakui adanya kekurangan pada pengerjaan lapangan stadion. Ia menyatakan siap bertanggung jawab dan segera memerintahkan vendor untuk melakukan perbaikan.

“Kami mengakui masih ada kekurangan pada pengerjaan lapangan dan akan segera meminta vendor melakukan perbaikan, mulai dari meratakan lapangan, membersihkan batu-batu, hingga pemupukan rumput agar lebih bagus dan subur,” ujar Wahyu dalam diskusi tersebut.

Sementara terkait pembangunan tribun stadion yang menghabiskan anggaran sekitar Rp7 miliar, Wahyu menjelaskan proyek tersebut merupakan pekerjaan tahun 2020, sebelum dirinya menjabat sebagai Kabid Cipta Karya.

“Untuk pembangunan tribun itu dilaksanakan sebelum saya menjabat sebagai Kabid Cipta Karya, jadi saya tidak mengetahui secara detail proses pengerjaannya,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tabalong disebut akan kembali menganggarkan sekitar Rp2 miliar untuk perbaikan tribun Stadion Sepak Bola Kalua.

Pelatih Kepala Sekolah Sepak Bola ACKalua, Akhmad Syarif, turut menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi stadion yang dinilai tidak sesuai harapan masyarakat.

“Penantian masyarakat Kalua selama puluhan tahun untuk memiliki stadion yang bagus justru berakhir mengecewakan. Kami tetap menuntut pertanggungjawaban pemerintah atas anggaran yang sudah digunakan,” ujar Akhmad Syarif kepada inikalsel.id, Rabu (13/5/2026).

Ia juga menegaskan masyarakat masih mempertanyakan proyek tribun mangkrak senilai Rp7 miliar yang dinilai bermasalah dalam proses perencanaan.

“Kami masyarakat Kalua tetap menuntut pertanggungjawaban pemerintah yang sudah menghambur-hamburkan uang pajak masyarakat sebesar Rp7 miliar untuk membangun tribun yang mangkrak karena salah dalam proses perencanaan,” tambahnya.

Selain itu, Akhmad Syarif juga menyampaikan kritik terhadap hubungan antara pejabat dan masyarakat dalam sistem demokrasi.

“Di negara demokrasi, seharusnya pejabat yang takut kepada rakyat, bukan sebaliknya. Masyarakat harus menjadi kontrol sosial, terutama kaum yang berpendidikan. Jangan sampai kaum berpendidikan justru bersekongkol dengan pejabat untuk menipu rakyat,” tegasnya.

Masyarakat Kalua pun menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah, di antaranya meminta pertanggungjawaban penggunaan anggaran lebih dari Rp11 miliar serta mendesak agar dilakukan perbaikan menyeluruh terhadap stadion sepak bola tersebut.

Selain itu, masyarakat meminta agar persoalan pembangunan tribun dapat diperjelas melalui pihak kejaksaan, termasuk terkait dinas pelaksana, vendor pengerjaan, hingga status audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dalam penyampaiannya, Akhmad Syarif juga menyinggung sebuah kutipan dari Mahfud MD yang berbunyi, “Malaikat masuk politik perlahan akan jadi iblis sedikit demi sedikit,” sebagai bentuk kritik terhadap sistem pemerintahan yang dinilai sudah banyak melakukan kesalahan sejak awal proses perencanaan.

Permasalahan Stadion Kalua kini menjadi perhatian publik karena fasilitas olahraga tersebut diharapkan dapat menjadi sarana yang layak bagi masyarakat dan para pecinta sepak bola di Tabalong. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img