32 C
Banjarbaru
Senin, Juni 1, 2026
spot_img

SMPN 5 Simpang Empat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

SMP Negeri 5 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Berbagai upaya yang dilakukan kini mengantarkan sekolah tersebut untuk membidik predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2026.

Kepala SMPN 5 Simpang Empat, Muhammad Hairil, M.Pd., mengatakan seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan hidup.

Salah satu langkah nyata yang diterapkan adalah pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah, khususnya di kantin. Sekolah telah mengeluarkan kebijakan yang melarang penggunaan plastik sebagai kemasan minuman dan mewajibkan setiap siswa membawa tumbler dari rumah.

“Sekolah telah mengeluarkan edaran terkait larangan penggunaan plastik untuk membungkus minuman di kantin. Setiap siswa diwajibkan membawa tumbler sebagai upaya mengurangi sampah plastik,” ujar Hairil.

Sejak tahun 2025, SMPN 5 Simpang Empat juga rutin melaksanakan program Jumat Bersih yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Melalui kegiatan ini, seluruh warga sekolah bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melakukan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Sampah organik diolah menjadi pupuk alami untuk menyuburkan tanaman di lingkungan sekolah, sedangkan sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang menjadi berbagai karya kreatif siswa maupun disalurkan ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Dalam mendukung program tersebut, sekolah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Komite Sekolah, orang tua siswa, puskesmas, serta pemerintah setempat di Desa Barokah.

“Komitmen kami adalah menjadikan SMPN 5 Simpang Empat sebagai sekolah yang bersih, hijau, dan nyaman sehingga siswa dapat belajar dengan lebih baik. Kami ingin seluruh warga sekolah menerapkan perilaku ramah lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” kata Hairil usai kegiatan penanaman pohon bersama siswa pada program Jumat Bersih, Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan, berbagai program menuju Sekolah Adiwiyata terus diintensifkan, mulai dari pembiasaan hidup bersih, penerapan pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), penghematan energi listrik, pengurangan penggunaan plastik, hingga penguatan peran tenaga pendidik sebagai teladan dalam menjaga lingkungan.

Beragam kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi nyata seperti menjaga kebersihan dan sanitasi sekolah, merawat drainase, memilah sampah, mengelola sampah berbasis 3R, menanam serta memelihara pohon dan tanaman, hingga mengampanyekan perilaku yang mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Menurut Hairil, Program Adiwiyata tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang asri, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya pola hidup sehat dan berwawasan lingkungan.

“Melalui program ini, kami berharap tumbuh karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan serta mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam di sekitarnya,” tutupnya. *Bzak

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img