36 C
Banjarbaru
Senin, September 14, 2026
spot_img

Semarak Khataman dan Imtihan I TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an, Cetak Generasi Cinta Al-Qur’an

Suasana haru dan bahagia mewarnai pelaksanaan Khataman dan Imtihan I Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Batul Littahfizhil Qur’an di Desa Sungai Bakung RT 2, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi 28 santri yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan Al-Qur’an dengan metode Qiraati. Setelah melalui proses belajar secara tekun dan penuh semangat, para santri menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an di hadapan orang tua, guru, tokoh masyarakat, serta para undangan yang hadir.

Ketua Forum Silaturahmi Ustadz/Ustadzah Kabupaten Banjar, Ustadz Jam’ani, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya Khataman dan Imtihan I TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an.

“Selamat dan sukses kepada anak-anak TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an. Barakallah atas terselenggaranya Khataman dan Imtihan I. Semoga ilmu Al-Qur’an yang telah dipelajari menjadi cahaya dalam kehidupan, melekat di hati, serta menjadi bekal menuju keberkahan dunia hingga akhirat,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Koordinator Cabang Qiraati Banjarmasin, Ustadz Ismail Sanusi, S.Pd., mengatakan bahwa khataman bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, tetapi menjadi tahapan untuk melanjutkan pendidikan Al-Qur’an ke tingkat berikutnya.

“Setelah selesai khataman dengan metode Qiraati, dilanjutkan ke program pra-PTPT (Pra Pasca TPQ Program Tahfidz). Insyaallah, TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an akan melahirkan anak-anak penghafal Al-Qur’an, yang hafal tanpa menghafal,” katanya.

Pambakal Sungai Bakung, Drs. Jamhuri, turut menyampaikan apresiasi kepada para santri, ustadz dan ustadzah, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Desa Sungai Bakung, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Khataman dan Imtihan I kepada 28 anak TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an. Kami berharap anak-anak ini dapat menjadi cahaya bagi desa, bangsa dan negara, serta ikut menciptakan kehidupan yang tenteram dan damai melalui kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan agama sejak dini merupakan investasi penting bagi masa depan anak. Menurutnya, harta dapat habis dan jabatan dapat berakhir, tetapi anak saleh yang memiliki ilmu dan akhlak merupakan investasi yang bernilai hingga akhirat.

Pesan serupa disampaikan Kepala Yayasan Generasi Anak Mulia yang menaungi TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an, H. Jamhuri Yanur Rahim, S.Kep., Ns., MM. Ia mengajak para orang tua untuk menjadikan pendidikan Al-Qur’an sebagai bagian penting dalam membentuk karakter anak.

“Pendidikan Al-Qur’an sejak dini sangat penting. Mari kita jadikan pendidikan Al-Qur’an sebagai investasi akhirat terbaik untuk anak-anak kita,” katanya.

Kegiatan Khataman dan Imtihan I tersebut turut dihadiri para santri, orang tua atau wali santri, ustadz dan ustadzah, Koordinator Kecamatan Binuang, Koordinator Kecamatan Sungai Pinang, Koordinator Kecamatan Sambung Makmur, Koordinator Kecamatan Sungai Tabuk, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Selain menjadi momentum syukuran, khataman dan imtihan juga menjadi bentuk evaluasi terhadap kemampuan santri setelah mengikuti pembelajaran di TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas ketekunan para santri serta dukungan orang tua yang mendampingi proses belajar anak-anak mereka.

Kepala TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an, Ustadz Akhmad Maliki Saputra, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.

“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin mencintai Al-Qur’an, terus belajar, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah Desa Sungai Bakung dan masyarakat setempat turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kepedulian bersama terhadap pendidikan agama dan upaya membentuk generasi Qur’ani.

Bagi para orang tua, keberhasilan anak mengikuti khataman menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, perjalanan pendidikan Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti pada seremoni khataman. Para santri diharapkan terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Khataman dan Imtihan I ini, TPQ Al-Batul Littahfizhil Qur’an meneguhkan komitmennya dalam mendidik generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi agama, keluarga, dan masyarakat.

“Khataman bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal untuk semakin dekat dan istiqamah bersama Al-Qur’an.” As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img