36.3 C
Banjarbaru
Senin, Oktober 12, 2026
spot_img

Keluhkan Air Ledeng Tidak Mengalir Lancar, Warga Minta Keringanan Pembayaran!

Sejumlah warga di Kota Banjarmasin mengeluhkan distribusi air bersih yang tidak mengalir normal selama sekitar tiga bulan terakhir. Selain aliran air yang tersendat, warga juga sempat mengalami kondisi air ledeng yang terasa payau selama beberapa hari hingga tidak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tini, warga Teluk Tiram, Banjarmasin, mengaku gangguan distribusi air bersih tersebut telah berlangsung cukup lama. Di tengah kondisi itu, warga juga masih kerap menghadapi pemadaman listrik.

Menurut Tini, air ledeng di rumahnya sempat terasa payau selama delapan hari. Meski belakangan rasa payau tersebut sudah tidak lagi terasa, aliran air justru semakin tidak lancar, bahkan terkadang tidak mengalir sama sekali.

“Sudah beberapa bulan ini air ledeng tidak mengalir normal. Sempat delapan hari airnya payau dan tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sekarang airnya tidak payau lagi, tetapi malah tidak mengalir,” ungkap Tini, Senin (12/10/2026) siang.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas rumah tangga. Karena itu, Tini berharap pihak penyedia layanan air bersih memberikan kompensasi berupa pengurangan pembayaran rekening air.

“Inginnya pembayaran air ledeng dikurangi, karena sudah sekitar tiga bulan ini distribusi air tidak normal,” harapnya.

Keluhan serupa disampaikan Yuni, warga Rawasari. Ia mengaku kesulitan mendapatkan air bersih meskipun telah menggunakan mesin pompa untuk membantu mengalirkan air ke rumahnya.

Gangguan distribusi air tersebut membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian warga bahkan terpaksa membeli air isi ulang, sehingga menambah pengeluaran rumah tangga.

Warga menilai, pengurangan tagihan air perlu dipertimbangkan karena layanan yang diterima belum berjalan normal. Terlebih, penggunaan air ledeng menjadi terbatas sejak air sempat terasa payau hingga alirannya tidak lancar.
“Kami berharap PDAM segera melakukan penanganan agar distribusi kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” harapnya.

Selain perbaikan layanan, warga juga berharap adanya kebijakan keringanan pembayaran rekening air selama gangguan berlangsung.
“Kalau airnya tidak mengalir normal, tentu pemakaian kami juga berkurang. Harapannya, ada pengurangan pembayaran sesuai kondisi layanan yang kami terima,” Yuni mengakhiri. PW

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img