Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tanah Laut 2026 terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kamis (13/8/2026), para Capaska mengikuti gladi pasca pengukuhan di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan teknis, kekompakan, kedisiplinan, hingga ketepatan gerakan saat pelaksanaan upacara 17 Agustus mendatang.
Dalam gladi tersebut, anggota Capaska didampingi pamong dan pelatih. Mereka menjalani berbagai tahapan latihan, termasuk pemantapan barisan serta teknis pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih.
Kabid Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Tanah Laut, Auranti Muraya, mengatakan hingga saat ini para peserta masih berstatus sebagai calon Paskibraka.
“Jadi sampai detik ini mereka statusnya masih calon pasukan pengibar bendera. Masih Capaska dan formasi barisan mereka masih acak,” ujarnya.
Menurutnya, penentuan posisi masing-masing anggota, termasuk petugas pengibar, pembentang maupun pembawa baki, baru akan ditetapkan setelah prosesi pengukuhan.
“Siapa pembawa baki, pengibar dan sebagainya masih belum ditentukan. Nanti setelah pengukuhan baru ditentukan siapa yang definitif,” jelasnya.
Prosesi pengukuhan Paskibraka Tanah Laut 2026 dijadwalkan berlangsung Minggu sore, 16 Agustus 2026, dan rencananya dilakukan langsung oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, M.Si., M.Han.
Auranti menjelaskan, jadwal pengukuhan tersebut sebelumnya direncanakan pada 13 Agustus. Namun, atas arahan Bupati Tanah Laut, pelaksanaannya dimundurkan menjadi 16 Agustus.
“Awalnya rencananya tanggal 13, tapi atas arahan Bapak Bupati akhirnya dimundurkan ke tanggal 16,” katanya.
Selain pemantapan di lapangan, latihan juga tetap dilakukan di asrama. Bahkan, pada malam hari para Capaska masih menjalani latihan untuk memastikan detail-detail kecil dalam pelaksanaan tugas dapat dikuasai dengan baik.
“Detail-detail kecil pada saat pengibaran itu sangat penting, jadi itu tetap dilatih oleh pamong dan pelatihnya,” tutur Auranti.
Untuk menjaga kekhidmatan prosesi pengukuhan, orang tua Capaska nantinya akan mengikuti rangkaian acara dari luar Balairung Tuntung Pandang. Setelah prosesi pengukuhan dan acara bersama tamu undangan selesai, orang tua akan dipersilakan masuk untuk mengikuti ramah-tamah bersama para Paskibraka.
Sementara itu, latihan dan gladi masih akan terus dilakukan hingga mendekati hari pelaksanaan. Gladi bersih dijadwalkan kembali berlangsung pada Jumat (14/8/2026) sore, disertai latihan tambahan untuk semakin memantapkan kesiapan seluruh anggota.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju 17 Agustus, Capaska Tanah Laut 2026 dituntut tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga mampu menunjukkan disiplin, kekompakan dan tanggung jawab saat mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dede![]()








