Ribuan botol miras berbagai merek berhasil diamankan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), barang bukti tersebut merupakan Operasi Sikat II Intan 2026 bersama Polres jajaran, periode17–31 Juli 2026.
Sebanyak 2.574 botol minuman keras (miras) tanpa izin tersebut diamankan dari sejumlah kafe yang ada di Banjarmasin dan banjarbaru. Selain miras, penindakan juga dilakukan terhadap berbagai kejahatan konvensional, termasuk pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) atau 3C dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Frido Sitomorang, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Nur Khamid menyampaikan, barang bukti miras itu merupakan hasil razia di lima kafe yang memperjualbelikan minuman beralkohol secara ilegal.
“Minuman keras ini kami temukan di beberapa kafe kecil di pinggir jalan. Barangnya bukan hasil produksi rumahan, melainkan produk asli yang didatangkan dari luar Kalimantan Selatan, seperti Surabaya,” ujarnya kepada wartawan saat Konferensi Pers, di Halaman Ditreskrimum Polda Kalsel, Kamis (6/8/2026).
Sepama Operasi Sikat II Intan 2026 Ditreskrimum juga berhasil mengungkap 94 laporan polisi dengan total 126 tersangka. Dari seluruh tersangka yang diamankan, 118 orang merupakan laki-laki dan delapan orang perempuan.
“Sebanyak 114 tersangka berasal dari pengungkapan 89 laporan polisi dalam operasi tersebut, sedangkan 12 tersangka lainnya berasal dari lima kasus tindak pidana 3C,” terangnya.
Adapun sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan adalah 22 bilah senjata tajam, 153 paket narkotika dengan berat total 251,83 gram, 44 butir ekstasi, 19 unit sepeda motor, dua unit mobil, 29 telepon seluler, satu laptop, uang tunai Rp14.422.000, serta belasan dokumen kendaraan berupa STNK dan BPKB.
Khusus bagi masyarakat yang biasa mempersenjatai diri dengan senjata tajam, Dirreskrimum berpesan agar hal tersebut jangan kembali dilakukan, kepolisian menjamin keamanan setiap masyarakat, “Laporkan melalui 110 apabila ada permasalahan di tengah masyarakat, maka anggota kami segera menuju lokasi,” tutupnya. STN![]()








