26.9 C
Banjarbaru
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img

DPKP Kalsel Bina KWT Gusti Seman, Dorong Sayuran Hidroponik Tembus Pasar Lebih Luas

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong pemberdayaan perempuan di sektor pertanian melalui peningkatan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT). Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahun 2026 bagi KWT Gusti Seman di Jalan Veteran, Gang Gusti Seman, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bidang Penyuluhan DPKP Kalsel ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam mengembangkan usaha pertanian produktif, khususnya budidaya sayuran hidroponik.

Kepala DPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, mendukung pengembangan KWT sebagai salah satu upaya memperkuat peran perempuan dalam sektor pertanian sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

“Kelompok Wanita Tani memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha pertanian yang produktif dan bernilai ekonomi. Karena itu, kapasitas anggota perlu terus ditingkatkan agar mampu mengelola usaha secara inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Menurut Syamsir, pengembangan usaha pertanian tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan budidaya, tetapi juga harus didukung penanganan pascapanen yang tepat dan akses pemasaran yang memadai.

“Produk pertanian yang berkualitas perlu didukung penanganan pascapanen yang baik serta pemasaran yang tepat. Dengan begitu, hasil yang diperoleh petani bisa memiliki nilai tambah dan menjangkau pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, KWT Gusti Seman mendapatkan bimbingan teknis mengenai penanganan pascapanen dan kemitraan pemasaran untuk mendukung pengembangan komoditas sayuran hidroponik.

Selain pembekalan pengetahuan dan keterampilan, DPKP Kalsel juga memberikan fasilitasi sarana pascapanen berupa kemasan plastik, timbangan, dan keranjang panen. Dukungan nutrisi hidroponik turut disalurkan untuk menunjang keberlanjutan kegiatan budidaya kelompok.

Syamsir berharap bantuan sarana dan pendampingan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh anggota KWT untuk meningkatkan kualitas produk serta memperbaiki proses penanganan hasil panen sebelum dipasarkan.

“Kami berharap sarana yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kegiatan usaha kelompok. Anggota KWT juga diharapkan terus berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memanfaatkan peluang pasar yang tersedia,” tambahnya.

Penanganan pascapanen yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu sayuran hidroponik. Proses pengumpulan, penimbangan, dan pengemasan yang tepat diharapkan dapat membantu mempertahankan kualitas produk sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

Sementara itu, penguatan kemitraan pemasaran diharapkan membuka peluang bagi KWT Gusti Seman untuk memperluas jaringan penjualan dan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya.

Melalui kegiatan bimtek dan fasilitasi tersebut, DPKP Kalsel berharap KWT Gusti Seman semakin mandiri dalam mengembangkan usaha pertanian, meningkatkan produktivitas, serta berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan perekonomian keluarga. As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img