Tiga bulan terakhir 2026 menjadi waktu penting bagi perangkat daerah di Kabupaten Tanah Laut. Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto meminta seluruh organisasi perangkat daerah mempercepat realisasi program dan anggaran, namun tetap mengutamakan ketelitian dan kualitas pekerjaan.
Pesan itu disampaikan Rahmat saat memimpin Apel Gabungan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada perangkat daerah dengan kinerja terbaik di lingkungan Pemkab Tanah Laut, Senin (5/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian kinerja perangkat daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Tanah Laut Nomor 65 Tahun 2025 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perangkat Daerah.
Dalam penilaian tersebut, BKPSDM Tanah Laut menempati nilai tertinggi dengan skor 90,31, kategori AA dan predikat Sangat Memuaskan.
Posisi berikutnya diraih Sekretariat Daerah dengan nilai 89,76, kategori A dan predikat Memuaskan. Kemudian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nilai 88,11, juga kategori A dan predikat Memuaskan.
Selain penghargaan kinerja perangkat daerah, Pemkab Tanah Laut menetapkan BPKAD sebagai SKPD dengan Nilai SAKIP Terbaik Tahun 2025.
Sementara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mendapat penghargaan Best Improvement Penilaian Kinerja.
Rahmat mengatakan penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh perangkat daerah untuk terus memperbaiki kinerja.
Menurutnya, setiap program pemerintah harus berjalan secara terencana, tepat waktu, berkualitas, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Jangan Kejar Realisasi, Tapi Abaikan Ketelitian
Dalam arahannya, Rahmat memberi perhatian khusus terhadap pelaksanaan program dan anggaran pada penghujung tahun.
Ia meminta perangkat daerah mempercepat realisasi dalam tiga bulan terakhir 2026. Namun, percepatan tersebut tidak boleh dilakukan secara terburu-buru.
Pasalnya, pekerjaan yang dikejar tanpa ketelitian berpotensi berdampak pada kualitas pekerjaan hingga memunculkan persoalan dalam pelaksanaan anggaran.
Kepala perangkat daerah juga diminta menjadikan hasil evaluasi kinerja sebagai bahan perbaikan, bukan sekadar formalitas.
Budaya kerja yang terencana, disiplin dan konsisten dinilai penting agar target pemerintah daerah dapat tercapai tanpa mengabaikan kualitas.
Di sektor pelayanan publik, Rahmat turut menyoroti peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Salah satunya melalui pengembangan RSUD Hadji Boejasin dari tipe C menuju tipe B.
Ia juga meminta dilakukan verifikasi terhadap data penerima pembiayaan BPJS Kesehatan. Langkah tersebut diperlukan agar anggaran benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok miskin dan rentan.
Menutup arahannya, Rahmat mengingatkan ASN untuk menjaga disiplin, kekompakan dan kesehatan dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengajak seluruh ASN menjaga rasa syukur serta memastikan setiap pekerjaan yang dilakukan pemerintah benar-benar memberikan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat. Dede![]()








