Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan pada periode 17–23 Juni 2026 secara umum cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah. Prakiraan tersebut disampaikan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo melalui Prakirawan BMKG, Adhitya Prakoso, Selasa (16/6/2026).
Adhitya mengatakan suhu udara selama sepekan ke depan diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 51–99 persen. Sementara itu, arah angin umumnya bertiup dari Timur Laut hingga Barat Daya dengan kecepatan antara 5–30 kilometer per jam.

“Secara umum kondisi cuaca Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan didominasi cerah hingga berawan. Namun masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terutama pada periode-periode tertentu,” ujar Adhitya.
Ia menjelaskan, wilayah Kalimantan Selatan bagian utara yang meliputi Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara diprakirakan umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada 17–20 Juni 2026, kemudian berangsur cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan pada 21–23 Juni 2026.

Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di wilayah Kalimantan Selatan bagian timur yang meliputi Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Sementara itu, wilayah Kalimantan Selatan bagian selatan seperti Kabupaten Tanah Laut cenderung cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan sepanjang periode prakiraan.
Adapun wilayah Kalimantan Selatan bagian barat yang mencakup Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Banjar, serta Kota Banjarmasin dan Banjarbaru berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada 17–20 Juni 2026 sebelum berangsur menjadi cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan ringan pada 21–23 Juni 2026.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada 18 Juni 2026 sore hingga malam hari di wilayah Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Kotabaru.
Selain itu, potensi hujan yang disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat diprakirakan terjadi pada 20 Juni 2026 siang hingga sore hari di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah.
Di sektor perairan, BMKG mengingatkan nelayan, operator kapal tongkang, dan kapal penyeberangan untuk mewaspadai potensi gelombang laut mencapai 2,5 meter di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru pada 21–23 Juni 2026.
“Pengguna jasa transportasi laut, khususnya nelayan dan kapal penyeberangan, agar memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan gelombang karena terdapat potensi gelombang hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan Kalimantan Selatan,” kata Adhitya.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim dari penghujan menuju kemarau yang ditandai perubahan cuaca secara tiba-tiba dari panas terik menjadi hujan lebat yang dapat disertai petir, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es. Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, memperbanyak konsumsi air putih, serta memanen air hujan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
Untuk memperoleh informasi cuaca terkini, masyarakat dapat memantau kanal resmi BMKG melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial Instagram @cuacakalsel, serta situs resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id. As![]()










