Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menekankan penguatan kolaborasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) guna merespons dampak krisis global terhadap stabilitas sosial di daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Kalsel, Heriansyah melalui Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan, Sundusiah saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) FKUB se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Sundusiah menyebut, dinamika geopolitik dunia tidak hanya berpengaruh pada sektor ekonomi, tetapi juga berpotensi memengaruhi kehidupan sosial dan kerukunan umat beragama.
“Rakor ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat langkah bersama dalam mengantisipasi dampak krisis global,” ujarnya.
Menurutnya, forum tersebut juga penting dalam membangun kesadaran geopolitik di tingkat daerah agar berbagai dinamika global dapat disikapi secara tepat.
Rakor yang mengangkat tema Sinergi Pemerintah dan FKUB dalam Menghadapi Krisis Global ini diikuti 40 peserta dari unsur Bakesbangpol kabupaten/kota, Kemenag, Biro Kesra, serta FKUB provinsi dan kabupaten/kota.
Selain memperkuat koordinasi, kegiatan ini juga mendorong peran aktif FKUB dalam menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat.
“Sinergi yang baik menjadi kunci dalam menjaga kerukunan dan ketahanan sosial di Kalimantan Selatan,” tutupnya. As![]()










