30.9 C
Banjarbaru
Jumat, November 6, 2026
spot_img

Green Policing Polda Kalsel Sasar Pesisir Tanah Laut, Mangrove Ditanam di Pagatan Besar

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar aksi penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (6/11/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan Green Policing sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan, khususnya menjaga ekosistem pesisir dan mencegah ancaman abrasi pantai.

Penanaman mangrove dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Noviar.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut Dr. Ir. H. Akhmad Hairin, M.M., M.P., unsur Forkopimda, jajaran SKPD, Camat Takisung, kepala desa, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), mahasiswa Politeknik Tanah Laut, serta tokoh masyarakat setempat.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aksi penanaman pohon sesaat, tetapi diharapkan berlanjut secara berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya berhenti sampai di sini. Kita akan terus lanjutkan, terutama mungkin di sini akan kita tambah lagi nanti pada kegiatan berikutnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut juga melibatkan sekitar 30 mahasiswa ULM dari berbagai fakultas, bersama unsur pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, hingga masyarakat desa.

Menurutnya, keberhasilan penanaman mangrove tidak hanya bergantung pada proses penanaman, tetapi juga perawatan setelah bibit ditanam.

Karena itu, Polda Kalsel akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk memastikan bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.

Kapolda juga menegaskan, Green Policing merupakan bagian dari upaya mewujudkan kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

 “Polisi itu bukan di atas masyarakat dan tidak terpisah dari masyarakat, tetapi polisi bersama-sama masyarakat ikut aktif menjaga kamtibmas dan bermitra dengan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, gerakan penghijauan ke depan tidak hanya menyasar tanaman mangrove, tetapi juga berbagai jenis tanaman keras di sejumlah kawasan hijau di Kalimantan Selatan.

Penanaman tersebut diharapkan mampu mengembalikan kehijauan lingkungan sekaligus menjaga kelestarian alam Banua.

Sementara itu, Kepala Desa Takisung, Hadransyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Kalsel beserta jajaran atas dipilihnya wilayah tersebut sebagai lokasi kegiatan penanaman mangrove.

Ia memastikan pemerintah desa bersama masyarakat siap mengambil bagian dalam menjaga dan merawat bibit yang telah ditanam agar program tersebut memberikan hasil nyata.

“Ulun selaku pemerintah Desa Takisung berterima kasih kepada Bapak Kapolda yang sudi datang ke desa kami untuk mengadakan kegiatan penanaman mangrove. Untuk ke depannya, ulun siap bersama warga menjaga dan merawatnya,” ungkapnya.

Hadransyah juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan aparat desa, RT, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Melalui gerakan Green Policing ini, penanaman mangrove diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan bersama untuk menjaga kawasan pesisir tetap hijau dan lestari. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img