30.5 C
Banjarbaru
Rabu, November 4, 2026
spot_img

Ringankan Beban Orang Tua, Pemko Banjarmasin Siapkan Seragam Gratis dan Beasiswa

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mengajak seluruh kader Posyandu untuk berperan aktif menyosialisasikan pentingnya pendidikan anak usia dini melalui program Wajib Belajar (Wajar) 1 Tahun Prasekolah.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan pembinaan dan sosialisasi pencegahan serta penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Wajar 1 Tahun Prasekolah, sebagai bagian dari pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan. Kegiatan berlangsung di Masjid Jami Qomaruddin, Kelurahan Pemurus Baru, Banjarmasin, Selasa (3/11/2026) siang.

Neli Listriani menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, mandiri, dan berkarakter.

Menurutnya, satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar merupakan masa penting bagi anak untuk mempersiapkan kesiapan mental, kognitif, dan sosial melalui pendidikan PAUD.

“Melalui pendidikan anak usia dini, anak-anak dapat mengembangkan berbagai kemampuan dasar, mulai dari mengenal huruf dan angka, berkomunikasi, membangun rasa percaya diri, hingga melatih kemampuan sosial dan emosional. Karena itu, satu tahun prasekolah menjadi bekal penting bagi anak sebelum memasuki pendidikan dasar,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa mempersiapkan pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Posyandu yang memiliki kedekatan langsung dengan keluarga.

Melalui integrasi enam bidang SPM dalam layanan Posyandu, para kader diharapkan dapat menjadi penggerak edukasi di tengah masyarakat, khususnya dalam mengajak orang tua memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengikuti pendidikan PAUD minimal satu tahun sebelum memasuki sekolah dasar.

“Kader Posyandu memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan keluarga. Kami berharap para kader dapat membantu mengedukasi orang tua tentang pentingnya pendidikan prasekolah sekaligus ikut mengidentifikasi dan mendorong penanganan anak-anak yang tidak bersekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin juga terus berupaya meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk melalui bantuan perlengkapan sekolah.

Ia mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin, pada tahun mendatang pemerintah kota akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi peserta didik, termasuk seragam sekolah gratis.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota Banjarmasin, tahun depan kami akan menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah, termasuk seragam gratis. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya,” ujar Ryan.

Selain bantuan perlengkapan sekolah, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin juga akan menyalurkan program beasiswa bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurut Ryan, program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

“Melalui program beasiswa ini, kami berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengakses pendidikan dengan baik. Ini juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk menekan angka putus sekolah,” tutupnya. PW

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img