Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin, Polresta Banjarmasin, dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III melaksanakan kegiatan karya bakti melalui Gerakan Banjarmasin Asri sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi banjir menjelang musim penghujan.
Kegiatan aksi bersih-bersih tersebut menyasar kawasan bantaran sungai Halayung, di Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kamis (29/10/2026) pagi.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Dandim 1007/Banjarmasin Letkol Inf Sigit Purwoko, dan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin, bersama petugas kebersihan serta unsur terkait lainnya.
Gerakan karya bakti ini sejalan dengan program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, asri, dan aman. Penanganan kawasan sungai menjadi salah satu fokus kegiatan, terutama dalam menghadapi musim penghujan dan meminimalkan risiko banjir.
Dandim 1007/Banjarmasin Letkol Inf Sigit Purwoko mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan sungai di Kota Banjarmasin.
“Pagi ini, TNI, Polri, Pemko Banjarmasin, dan BWS Kalimantan III bersinergi melaksanakan Gerakan Banjarmasin Asri melalui pembersihan bantaran sungai di Sungai Andai sebagai langkah antisipasi banjir. Kami berharap kegiatan ini mendukung program Presiden untuk mewujudkan Indonesia yang aman, sejuk, rapi, dan indah, khususnya di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Menurut Sigit, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat untuk mendukung terwujudnya Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda menegaskan bahwa Gerakan Banjarmasin Asri sejalan dengan komitmen pemerintah kota dalam mewujudkan lingkungan yang bersih. Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Program ini memang berasal dari pemerintah pusat, tetapi tujuannya sejalan dengan Pemko Banjarmasin, yakni mewujudkan kota yang lebih bersih. Siapa pun yang tinggal di Banjarmasin memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan kota,” tegas Ananda.
Ia menilai, kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kegiatan karya bakti di kawasan Sungai Andai diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat bahwa kita akan memasuki musim penghujan. Kelebihan air dapat menjadi masalah apabila lingkungan dan sungai tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kegiatan ini menjadi salah satu langkah antisipasi Pemko Banjarmasin terhadap potensi banjir,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemko Banjarmasin bersama TNI, Polri, BWS Kalimantan III, dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kebersihan sungai, mengurangi potensi penyumbatan aliran air, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih bersih, asri, dan aman. PW![]()








