32 C
Banjarbaru
Rabu, September 23, 2026
spot_img

Evaluasi Kinerja, DPKP Kalsel Catat Capaian Ketahanan Pangan Nasional

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan evaluasi kinerja sebagai bagian dari upaya mengukur capaian program sekaligus memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalsel.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Ir H Syamsir Rahman, M.S., mengatakan evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kinerja setiap bidang, program, hingga individu. Evaluasi mencakup capaian tahun 2025 serta perkembangan kinerja sepanjang 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Evaluasi ini bertujuan melihat tidak hanya kinerja secara keseluruhan, tetapi juga kinerja per bidang, per program, dan per individu. Ini untuk melihat sejauh mana kinerja pertanian terhadap tugas pokok yang diamanahkan Pak Gubernur kepada kita semua,” ujar Syamsir di Banjarbaru, Rabu (23/9/2026).

Syamsir menyebut, salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam evaluasi adalah kinerja ketahanan pangan Kalsel. Berdasarkan hasil yang dimiliki, Kalsel meraih peringkat pertama secara nasional pada capaian indeks ketahanan pangan tahun 2025, kemudian kembali menempati peringkat pertama pada 2026 ini.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa berbagai program pertanian dan ketahanan pangan yang dijalankan di daerah terus menunjukkan hasil. Namun, evaluasi tetap diperlukan untuk melihat sektor-sektor yang masih membutuhkan penguatan.

Sementara itu, terkait produksi pertanian, Syamsir menyampaikan adanya penyesuaian capaian pada 2026. Berdasarkan angka sementara hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi tahun ini diperkirakan sekitar 1,15 juta.

Ia menjelaskan, penurunan tersebut salah satunya dipengaruhi kondisi kekeringan dan kemarau panjang. Kondisi tersebut membuat sebagian petani melakukan panen lebih awal sehingga berpengaruh terhadap jumlah produksi yang tercatat.

“Turun sedikit karena adanya kekeringan dan kemarau panjang. Banyak petani yang lebih awal panen, sehingga produksinya agak sedikit. Tetapi kita masih ada waktu satu bulan untuk melihat apakah nanti betul 1,15 juta atau bisa lebih,” jelasnya.

Syamsir menambahkan, hasil evaluasi kinerja seluruh bidang selanjutnya akan dihimpun sebagai bahan laporan dan nota dinas kepada Gubernur Kalsel, termasuk menjadi bahan penyampaian kepada tenaga ahli gubernur dan pihak terkait lainnya.

Ia berharap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, khususnya dalam menjaga produksi, ketahanan pangan, distribusi, serta stabilitas harga pangan di daerah.

“Semoga Kalimantan Selatan yang terdepan dan selalu bisa menjadi dinas yang mengayomi ketahanan dan distribusi serta harga pangan,” katanya. As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img