OTim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak dalam memastikan setiap program pemberdayaan benar-benar sampai ke keluarga.
Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, saat membuka Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarbaru, Selasa (15/9/2026).
Jambore diikuti jajaran kader PKK dari tingkat desa hingga kecamatan, serta dihadiri para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Kalsel dan kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.
Fathul Jannah mengatakan, jambore tidak sekadar menjadi ajang berkumpul bagi para kader, tetapi harus dimanfaatkan sebagai ruang belajar sekaligus memperkuat silaturahmi.
“Ulun mengajak kita semua menjadikan jambore ini sebagai ruang belajar sekaligus ruang silaturahmi. Melalui kegiatan ini, kita menambah pengetahuan, mengasah kemampuan, dan saling menumbuhkan motivasi bagi sesama kader PKK,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah materi yang diberikan dalam jambore memiliki keterkaitan langsung dengan ketahanan keluarga. Di antaranya pengelolaan keuangan keluarga serta pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.
Ia meminta para kader tidak berhenti pada pemahaman pribadi, tetapi meneruskan pengetahuan tersebut hingga ke kelompok Dasawisma.
“Ulun minta seluruh materi itu dibawa pulang sampai ke Dasawisma. Pengetahuan tentang keuangan menjaga keluarga dari jeratan utang, dan pengetahuan tentang HIV/AIDS menjaga keluarga kita,” katanya. SM-Pemprovkalsel![]()








