Ajang Tanah Laut Innovation Award (TLIA) 2026 resmi bergulir. Bupati Tanah Laut (Tala), H. Rahmat Trianto, membuka langsung kegiatan tersebut di Balairung Tuntung Pandang, Kamis (17/9/2026).
Tak sekadar seremoni, Bupati Rahmat meminta seluruh jajaran pemerintahan hingga masyarakat menjadikan inovasi sebagai bagian dari upaya menghadirkan perubahan nyata bagi daerah.
Dalam sambutannya, Rahmat menegaskan arah pengembangan inovasi di Tanah Laut harus sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Tala Simpun Maju dan Berkelanjutan.”
“Inovasi bukan sekadar kegiatan, melainkan upaya memancing gairah berkreasi agar muncul orang-orang kreatif yang berinovasi di bidangnya masing-masing,” ujar Rahmat.
Ia mengingatkan, inovasi yang dibuat jangan berhenti sebagai formalitas atau sekadar memenuhi indikator penilaian.
Menurutnya, setiap inovasi yang diajukan harus memiliki manfaat dan dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan daerah.
Lima Fokus Inovasi Tanah Laut
Bupati Rahmat menyebut pengembangan inovasi di Kabupaten Tanah Laut diarahkan pada lima fokus utama.
Yakni peningkatan pelayanan publik, peningkatan daya saing daerah, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, peningkatan daya saing inovasi masyarakat, serta percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Lima fokus tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi perangkat daerah, satuan pendidikan, fasilitas kesehatan, kecamatan maupun masyarakat dalam melahirkan inovasi yang benar-benar dibutuhkan.
Ada Lima Kategori yang Dilombakan
TLIA 2026 juga menjadi ruang untuk mengapresiasi berbagai inovasi yang lahir dari lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Sejumlah kategori yang diperlombakan meliputi tingkat SKPD, pengajar SMP, Puskesmas, Kecamatan Terinovatif, serta kategori masyarakat.
Bupati menegaskan, dukungan anggaran yang tersedia seharusnya menjadi pemacu bagi setiap pihak untuk terus berinovasi.
“Tidak ada alasan untuk tidak berinovasi,” tegasnya.
Rahmat menjelaskan, indikator inovasi nantinya akan diperiksa secara teliti dan diperbarui secara berkala. Hal ini dilakukan agar potensi maupun kekurangan daerah dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi.
Tak berhenti pada penilaian, inovasi yang dinilai layak nantinya diharapkan dapat diaplikasikan dalam pembangunan Tanah Laut.
Terutama inovasi yang mampu memperkuat pelayanan publik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati Rahmat meminta semangat inovasi TLIA 2026 turut disampaikan kepada seluruh jajaran yang belum berkesempatan hadir dalam pembukaan.
Ia berharap ajang tersebut tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga menghasilkan karya inovatif yang benar-benar digunakan dan memberi dampak bagi kemajuan Tanah Laut. Dede![]()








