26 C
Banjarbaru
Rabu, Agustus 19, 2026
spot_img

Rektor ULM Turun Langsung Bersama Wamenko Pangan Padamkan Karhutla di Pengayuan

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., menunjukkan kepeduliannya terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan turun langsung ke lokasi pemadaman di Pengayuan, Banjarbaru, Selasa (18/8/2026).

Ahmad hadir bersama Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, untuk melihat kondisi karhutla sekaligus membantu proses pemadaman di kawasan tersebut. Kobaran api yang membakar vegetasi semak menjadi perhatian karena berpotensi menyebar ke area lain.

Di sela kegiatan, Ahmad menjelaskan kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam menangani karhutla yang terjadi di wilayah Pengayuan.

“Kami bersama Pak Wakil Menko Pangan Republik Indonesia melakukan peninjauan sekaligus membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan ini,” kata Ahmad.

Menurut Ahmad, penanganan cepat di lokasi diperlukan untuk membatasi pergerakan api, terlebih kondisi vegetasi yang terbakar cukup mudah menyulut dan menjalar. Karena itu, seluruh unsur yang berada di lapangan perlu bergerak secara terpadu.

Ia menilai penanganan karhutla di Kalsel membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah, dunia usaha, TNI, Polri hingga masyarakat memiliki peran masing-masing yang dapat disatukan dalam satu gerakan penanggulangan.

“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, dunia usaha, TNI, Polri dan masyarakat, saya optimistis karhutla ini bisa kita tangani dengan sebaik-baiknya,” ujar Ahmad.

Ahmad juga melihat langsung adanya keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan pemadaman. Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi kekuatan penting untuk menghadapi potensi karhutla yang meningkat pada musim kemarau.

Ia mengapresiasi langkah Wamenko Pangan yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi turut berada di lapangan bersama petugas dan unsur masyarakat untuk membantu penanganan kebakaran.

“Pak Wakil Menko Pangan sudah turun langsung bersama masyarakat, pemerintah daerah dan dunia usaha melakukan upaya pemadaman,” jelasnya.

Rektor ULM berharap keterlibatan lintas sektor tersebut dapat terus dipertahankan dan diperluas. Menurutnya, semangat gotong royong perlu menjadi kekuatan bersama dalam menjaga lingkungan serta mencegah karhutla berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Ahmad menegaskan, respons cepat dan koordinasi yang solid menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla. Ia berharap kerja sama seluruh pihak dapat terus berjalan sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan masyarakat maupun lingkungan di sekitar lokasi tetap terlindungi. As

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img