Suasana penuh keakraban mewarnai malam terakhir pendidikan dan pelatihan (diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanah Laut (Tala) Tahun 2026.
Bertempat di halaman depan Aula Merah Putih, Gedung Eks BKPSDM Tanah Laut, Selasa (18/8/2026) malam, seluruh anggota Paskibraka Tala 2026 mengikuti kegiatan “Malam Api Unggun Tuntung Pandang”.
Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan sekaligus penutup rangkaian diklat yang telah dijalani para anggota Paskibraka selama kurang lebih satu bulan di Pusdiklat Paskibraka Tanah Laut.
Berbagai pentas seni ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Masing-masing tim mendapat kesempatan menunjukkan kreativitas mereka melalui beragam penampilan, mulai dari kabaret, tarian hingga aksi komedi yang mengundang gelak tawa.
Tak hanya Paskibraka Tala 2026, sejumlah anggota Paskibraka Tahun 2025 juga turut hadir mendampingi adik-adiknya. Mereka bahkan ikut ambil bagian dalam pentas seni sehingga suasana malam semakin meriah dan penuh canda tawa.
Pentas seni tersebut bukan sekadar hiburan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para anggota Paskibraka untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mempererat rasa kekeluargaan setelah melewati masa pendidikan dan pelatihan yang cukup panjang.
Suasana semakin hangat ketika anggota Paskibraka, para pamong, para pelatih dan para Pelaksana dari Bakesbangpol larut dalam kebersamaan. Momen tersebut menjadi salah satu kenangan berharga sebelum para anggota Paskibraka kembali berkumpul bersama keluarga masing-masing.
Dalam kesempatan itu, turut disampaikan sambutan perpisahan dari Pelaksana Kegiatan Badan Kesatuan Bangsa dan politik Kabupaten Tanah Laut Bidang Bina Ideologi, wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa serta para pelatih dan Para pamong kepada seluruh anggota Paskibraka Tala 2026. Suasana haru juga terasa ketika seluruh peserta saling bermaaf-maafan setelah bersama-sama menjalani proses pendidikan dan pelatihan.
Koordinator Pelatih Paskibraka Tala 2026, Abdul Goni, mewakili jajaran pelatih menyampaikan bahwa berbagai latihan keras dan penerapan disiplin yang diberikan selama berada di Pusdiklat bukan tanpa alasan.
Menurutnya, seluruh proses tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter, kepribadian, mental dan kedisiplinan para anggota Paskibraka.
“Kami melatih dengan keras dan disiplin bukan karena ingin membuat adik-adik merasa berat, tetapi semua itu untuk membentuk pribadi dan disiplin yang bagus bagi para Paskibraka selama berada di Pusdiklat. Dan satu lagi, jangan menjadi sombong karena sudah menjadi Paskibraka,” ujar Abdul Goni.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengikuti seluruh rangkaian diklat hingga menyelesaikan tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Malam api unggun menjadi penutup perjalanan panjang para Paskibraka Tala 2026. Selama kurang lebih satu bulan, mereka ditempa melalui berbagai kegiatan, mulai dari latihan baris-berbaris, kedisiplinan, pembentukan karakter hingga persiapan teknis menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
Setelah seluruh rangkaian tugas dan diklat selesai, anggota Paskibraka Tala 2026 dijadwalkan dipulangkan kepada orang tua masing-masing pada Rabu (19/8/2026) pagi.
Kepulangan tersebut menandai berakhirnya masa pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Tala 2026. Namun, pengalaman, kedisiplinan, kebersamaan dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Pusdiklat diharapkan menjadi bekal berharga bagi para generasi muda Tanah Laut di masa mendatang. Dede![]()








