Kegiatan Tala Youth Entrepreneur 2026 sukses digelar di Sinar Hotel Pelaihari, Sabtu (18/7/2026). Mengusung tema “Membangun Kemandirian Pemuda Tanah Laut yang Kreatif, Inovatif dan Berdaya Saing,” kegiatan yang diinisiasi Himpunan Pengusaha Muda Pelajar dan Mahasiswa Tanah Laut (HPPMTL) ini menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan.
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut, Rudi Imithansyah, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Turut hadir sebagai narasumber Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan Andi Rustianto, Ketua Umum PP HPPMTL Hariyanor, Ketua IMAGA Kalimantan Selatan Irwien Sasmita Riyadhi, serta praktisi digital Syahiful Hadli.
Dalam sambutannya, Rudi Imithansyah mengapresiasi penyelenggaraan Tala Youth Entrepreneur 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan kewirausahaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Bapak Bupati menghadiri sekaligus membuka Tala Youth Entrepreneur 2026 yang diselenggarakan HPPMTL Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini sangat bagus karena bukan hanya menyiapkan wirausaha muda, tetapi juga membentuk karakter pemuda Tanah Laut,” ujarnya.
Rudi menjelaskan, pembinaan wirausaha muda sejalan dengan visi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, calon pemimpin masa depan tidak hanya berasal dari dunia politik, tetapi juga dapat lahir dari kalangan pengusaha.
“Semua dimulai dari hal-hal kecil. Setelah pelatihan ini akan ada pendampingan, kemudian akses permodalan. Yang paling penting bukan modalnya terlebih dahulu, tetapi membentuk karakter, kemampuan, dan mental usaha mereka. Setelah siap secara keilmuan dan keterampilan, barulah permodalan diberikan agar benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP HPPMTL, Hariyanor, mengatakan program Tala Youth Entrepreneur merupakan bentuk komitmen organisasinya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kewirausahaan.
Menurutnya, pelatihan tersebut secara khusus menyasar aktivis organisasi, mahasiswa, pelajar, dan pemuda yang memiliki minat menjadi entrepreneur.
“Program ini merupakan pembangunan sumber daya manusia yang kami rasa sangat penting, terutama di bidang kewirausahaan. Karena itu HPPMTL melaksanakan Tala Youth Entrepreneur sebagai pelatihan khusus bagi aktivis organisasi, mahasiswa, pelajar, maupun pemuda. Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan calon-calon entrepreneur muda Tanah Laut yang berkualitas,” kata Hariyanor.
Ia menegaskan, pembinaan peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. HPPMTL telah menyiapkan program pendampingan lanjutan hingga membantu peserta memperoleh akses permodalan untuk mengembangkan usahanya.
“Setelah kegiatan ini tidak selesai begitu saja. Kami akan melakukan pendampingan, kemudian membantu membuka akses permodalan serta komunikasi dengan berbagai pihak agar usaha yang mereka bangun dapat berkembang,” ujarnya.
Hariyanor juga mengungkapkan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan merupakan hasil seleksi yang cukup ketat.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini hanya 20 orang. Sebelumnya ada lebih dari 100 pendaftar yang mengikuti seleksi administrasi dan berkas. Dari proses itu dipilih 20 peserta terbaik yang dinilai siap mengikuti program pembinaan ini,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, HPPMTL berharap akan lahir generasi pengusaha muda Tanah Laut yang tidak hanya memiliki kemampuan menjalankan usaha, tetapi juga berkarakter, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Kegiatan Tala Youth Entrepreneur 2026 mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, WPR Group, PT Laz Coal Mandiri (LCM), 83 Dua Mas Group, DPD KNPI Kalimantan Selatan, PTPN IV PKS Pelaihari, Baznas Kabupaten Tanah Laut, PTPN IV Kebun Pelaihari, serta Perumda Baratala Tuntung Pandang. ![]()










