35.3 C
Banjarbaru
Rabu, Juli 15, 2026
spot_img

DWP Tanah Laut dan Inspektorat Gelar Sosialisasi Antikorupsi, Tekankan Integritas Dimulai dari Keluarga

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Laut bekerja sama dengan Inspektorat Kabupaten Tanah Laut menggelar Sosialisasi Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang dirangkai dengan Pelatihan Table Manner bagi anggota DWP lingkup Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan berlangsung di Aula Inspektorat Kabupaten Tanah Laut, Rabu (15/7/2026).

Mengusung tema “Ibu Hebat, Keluarga Kuat, Korupsi Lewat”, kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman anggota DWP mengenai pentingnya membangun integritas dari lingkungan keluarga, sekaligus meningkatkan etika pergaulan dan kepercayaan diri dalam menghadiri kegiatan resmi.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kabupaten Tanah Laut, Nor Aida Ismail Fahmi, serta dihadiri Inspektur Kabupaten Tanah Laut Andi Mashabi, Ketua DWP Inspektorat Rini Mulyani, para pengurus DWP Kabupaten Tanah Laut, Ketua DWP perangkat daerah dan instansi vertikal. Kegiatan juga menghadirkan Laili Hidayati dari Forum APIK Kalimantan Selatan sebagai narasumber sosialisasi antikorupsi serta Shinta Dwi Nanda sebagai pemateri pelatihan table manner.

Dalam sambutannya, Inspektur Kabupaten Tanah Laut Andi Mashabi menegaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Inspektorat dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.

Menurutnya, pencegahan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab aparatur pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan kuat dari lingkungan keluarga.

“Peran seorang istri sangat penting dalam mengingatkan dan menguatkan keluarga agar tetap berada di jalan yang benar. Integritas dimulai dari rumah,” ujar Andi Mashabi.

Ia menjelaskan bahwa seorang istri memiliki peran strategis sebagai pendamping sekaligus pengingat bagi suami agar tetap menjaga integritas dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara. Menurutnya, keberhasilan maupun kegagalan seseorang tidak terlepas dari dukungan keluarga.

Karena itu, Andi mengajak seluruh anggota DWP menjadi penyemangat sekaligus pengontrol moral di lingkungan keluarga agar para suami dapat menjalankan tugas dengan jujur, terhindar dari praktik korupsi maupun gratifikasi, serta mampu menyelesaikan masa pengabdian dengan baik.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Tanah Laut Nor Aida Ismail Fahmi menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Kabupaten Tanah Laut yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Menurutnya, sosialisasi ini menjadi momentum memperkuat kesadaran bahwa budaya antikorupsi dapat dibangun dari lingkungan keluarga. Ia menilai korupsi tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum atau penyalahgunaan jabatan, tetapi juga berawal dari lunturnya nilai kejujuran, kesederhanaan, dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

Nor Aida menegaskan, seorang ibu memiliki peran besar dalam membentuk karakter keluarga melalui keteladanan, menanamkan nilai kejujuran, membiasakan hidup sederhana, serta mengingatkan anggota keluarga untuk mencari rezeki yang halal dan penuh keberkahan.

“Ibu Hebat, Keluarga Kuat, Korupsi Lewat bukan sekadar slogan, melainkan ajakan agar perempuan menjadi garda terdepan dalam menanamkan integritas sejak dini kepada anak-anak dan seluruh anggota keluarga,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus menjadi perempuan yang menginspirasi, istri yang menguatkan dalam kebaikan, serta ibu yang mendidik melalui keteladanan. Menurutnya, keluarga yang berintegritas akan melahirkan generasi berkarakter yang menjadi fondasi bagi terwujudnya Tanah Laut yang semakin maju, dipercaya, dan sejahtera.

Usai sosialisasi antikorupsi dan pengendalian gratifikasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan table manner. Materi tersebut diberikan sebagai bekal bagi anggota DWP untuk meningkatkan etika pergaulan dalam jamuan resmi, memperkuat rasa percaya diri saat mendampingi suami dalam berbagai kegiatan kedinasan, serta menjaga citra organisasi melalui sikap yang anggun, profesional, dan berwibawa.

Melalui rangkaian kegiatan ini, DWP Kabupaten Tanah Laut berharap para anggotanya tidak hanya memahami pentingnya pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan membangun budaya jujur sejak dari rumah, diharapkan lahir keluarga-keluarga berintegritas yang menjadi fondasi kuat dalam mendukung terwujudnya visi Tanah Laut Simpun, Maju, dan Berkelanjutan. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img