25.2 C
Banjarbaru
Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Hening Sejenak Orasi Dijeda, Hormat Bendera di Tengah 4 Tuntutan Mahasiswa Kalsel

Menjadi simbol kedisiplinan dan penutup aktivitas harian, penurunan bendera Merah Putih dilakukan di Halaman Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (15/6/2026).

Sore itu, gerakan protes ratusan mahasiswa saling berhadapan dengan aparat kepolisian. Riuh suara orasi hening sejenak, tanpa komando semua berdiri tegak dan memberikan penghormatan seiring lagu Indonesia Raya dikumandangkan dan bendera merah putih diturunkan.

Usai aksi sakral itu, pernyataan pendapat kembali dilanjutkan. koordinator Aksi Ahmad Munawir Sazali menyampaikan empat tuntutan, yakni medesak pemerintah untuk segera menghentikan realisasi program makan bergizi gratis dan Koperasi Merah Putih.

Mendesak pemerintah pusat segera membatalkan kenaikan BBM dan kebutuhan pokok yang dinilai sangat mencekik perekonomian rakyat. Menolak rencana revisi Undang-Undang Polri dan mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk memprioritaskan kesejahteraan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil.

“Kami ingin DPR RI Dapil Kalsel hadir dan berdialektika dengan mahasiswa, tidak hanya DPRD Kalsel saja,” ungkapnya.

Satu orang pun DPR RI Dapil Kalsel tidak ada yang hadir hari ini, lanjutnya. “Padahal kami sudah bersurat, kami menunggu kehadiran DPR RI Dapil Kalsel tiga hari kedepan, walaupun kami belum mendapatkan kepastian kehadiran mereka,” imbuhnya.

Menanggapi itu, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK berupaya menghadirkan DPR RI Dapil Kalsel, dia berjanji menjadi jembatan aspirasi mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi kepada Legislator asal Kalsel tersebut.

“Banyak tuntutan mahasiswa yang merupakan ranah pusat, maka kita akan mengundang anggota DPR RI Dapil Kalsel agar bisa berdialog secara langsung dengan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi Partai NasDem H Jahrian memastikan kehadiran Anggota DPR RI asal NasDem yakni Rifqinizamy Karsayuda dan Irjen Pol (Purn.) Machfud Arifin untuk menemui mahasiswa Kamis mendatang.

“Kalau mereka tidak bisa datang, saya akan berangkat langsung ke Jakarta, memohon kepada mereka berdua bisa datang,” paparnya.

Usai aksi, personel kepolisian yang tadinya berjaga di barikade berinisiatif memunguti sampah plastik, botol bekas, spanduk bekas hingga kardus yang tercecer di halaman dan bahu jalan depan gedung DPRD Kalsel.

Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes. Pol. Timbul R.K. Siregar melalui Kasi Humas Ipda Adi Harry Sucahyo mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga menjaga kebersihan fasilitas umum.

“Mengamankan aksi itu tugas. Menjaga kebersihan setelahnya juga bagian dari pengabdian, kami ingin memberikan contoh bahwa menyampaikan aspirasi harus tetap tertib dan meninggalkan tempat dalam keadaan bersih,” katanya.

Dalam pengamanan aksi ini Polresta Banjarmasin melibatkan ratusan personel pengamanan diantaranya dari Sat Brimobda Polda Kalsel, Dit Samapta Polda Kalsel, Polres Batola, Polres Banjarbaru dan Polres Banjar. Stn

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img