Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Tim Tenaga Ahli Gubernur (TAG) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Perindustrian membahas percepatan investasi dan ekspor daerah dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) di Banjarbaru, Kamis (4/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, DPMPTSP memaparkan perkembangan investasi di Kalimantan Selatan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, kepastian hukum, serta pelayanan yang cepat dan transparan.
Selain mengandalkan sektor sumber daya alam, pemerintah mulai mengarahkan transformasi ekonomi ke sektor yang lebih berkelanjutan, seperti pertanian, perikanan, kehutanan, industri pengolahan, pariwisata, dan sektor jasa.
Untuk mendukung upaya tersebut, sejumlah proyek prioritas investasi telah disiapkan, di antaranya pengembangan sektor pariwisata dan hospitality, pengelolaan limbah, pembangunan pusat distribusi, serta industri pengolahan berbasis sumber daya lokal.
Pemprov Kalsel juga memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi “Bekantan” yang menyediakan informasi peluang investasi dan potensi daerah guna memudahkan calon investor.
Sementara itu, Dinas Perindustrian memaparkan perkembangan sektor industri, termasuk kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, serta berbagai program hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk daerah.
Dalam diskusi, para Tenaga Ahli Gubernur memberikan berbagai masukan terkait pengembangan investasi, percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kemudahan perizinan, perlindungan hukum bagi investor, hingga upaya pencegahan penipuan investasi.
Melalui forum ini, diharapkan berbagai hambatan investasi dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi guna mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. *As![]()










