Kegiatan simulasi Potensi Search and Rescue (SAR) Tahun 2026 digelar di SMK Islam Al Bukhari Kotabaru, pada Sabtu (23/5/2026) dengan melibatkan puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Kotabaru, khususnya wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Sigam.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Giovanie Pernanda mewakili Ketua Yayasan H. Rizal Fahlepi dan Kepala SMK Islam Al Bukhari Kotabaru, Nurul Nida, mengatakan bahwa kegiatan ini menyasar siswa-siswi tingkat SMP sederajat sebagai upaya memberikan edukasi sejak dini terkait keselamatan dan penanganan kondisi darurat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar sekolah sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya SAR bagi pelajar. Mereka diperkenalkan standar keselamatan serta mitigasi saat terjadi kecelakaan, termasuk bagaimana cara melaporkan kejadian dan alur penanganannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 10 sekolah tingkat SMP dan 2 sekolah lainnya turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Antusiasme peserta dinilai cukup tinggi karena materi yang diberikan bersifat praktis dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini berada di bawah binaan Pos SAR Kotabaru dan menghadirkan simulasi langsung terkait proses penyelamatan serta penanganan awal dalam kondisi darurat. Para peserta juga diperlihatkan tata cara pelaporan kepada pihak terkait seperti Basarnas.
Kepala Pos SAR Kotabaru, Adi Maulana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran keselamatan sejak usia dini.

“Simulasi ini sangat penting agar para pelajar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut para siswa diharapkan mampu menjadi agen keselamatan di lingkungan masing-masing.
“Kami ingin adik-adik ini bisa menularkan pengetahuan yang didapat kepada keluarga dan teman-temannya, sehingga tercipta budaya sadar keselamatan di masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru, unsur TNI dari Lanal Kotabaru, serta jajaran kepolisian dari Polsek setempat sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap peningkatan kesiapsiagaan bencana di kalangan pelajar. *Sm![]()










