26.6 C
Banjarbaru
Kamis, Mei 14, 2026
spot_img

Anggar Wali Kota Cup 500 Meriahkan 5 Abad Banjarmasin, Ratusan Peserta Termotivasi

Suara benturan pedang anggar bergema di Markas Kodim 1007/Banjarmasin, Kamis (14/5/2026) pagi. Dalam kegiatan yang masuk dalam perayaan Hari Jadi ke-500 tahun Kota Banjarmasin, ratusan atlet muda pun saling bertarung dan membuktikan bahwa olahraga yang selama ini dianggap tidak populer itu mampu melahirkan prestasi besar bagi daerah.

Kejuaraan Anggar Wali Kota Cup 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR dan dihadiri Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia, Herita Warni, Ketua KONI Kota Banjarmasin Hermansyah, serta Ketua Pengurus IKASI Kota Banjarmasin yang juga Komandan Kodim 1007/Banjarmasin Kolonel Czi Slamet Riyadi. Lebih dari 100 atlet dari berbagai kategori usia ikut ambil bagian, didominasi pelajar dari Kota Banjarmasin dan sejumlah daerah lain di Kalimantan Selatan.

Ketua Pengurus IKASI Kota Banjarmasin, Kolonel Czi Slamet Riyadi mengatakan kejuaraan tersebut bukan sekadar pertandingan memperebutkan medali, melainkan langkah serius mencari atlet potensial sejak usia dini. Menurutnya, perkembangan anggar di Kalimantan Selatan terus meningkat, namun masih membutuhkan ruang kompetisi yang konsisten agar atlet tidak kehilangan wadah pembinaan.

“Dalam rangka Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, kami melaksanakan Kejuaraan Anggar Wali Kota Cup. Harapannya kita bisa mencari bibit-bibit baru anggar. Mudah-mudahan olahraga anggar ini bisa menjadi olahraga andalan bagi Kota Banjarmasin hingga mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia menilai tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa minat generasi muda terhadap olahraga anggar sebenarnya cukup besar. Sebab menurutnya, kejuaraan seperti ini dinilai penting untuk menjaga semangat atlet sekaligus memperluas perhatian masyarakat terhadap cabang olahraga tersebut.

Di sisi lain, Wali Kota Yamin HR, menyebut pembinaan olahraga tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata. Pemerintah kota, kata dia, ingin menjadikan olahraga sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif lingkungan dan mampu membawa nama daerah melalui prestasi. “Harapan kita kegiatan Wali Kota Cup ini menjadi wadah silaturahmi antar atlet, tempat berkumpul dan berdiskusi terkait bagaimana perkembangan anggar ke depannya. Walaupun tetap ada yang terbaik dan menjadi juara, namun yang paling penting tetap menjunjung sportivitas,” katanya.

Di antara ratusan peserta, ada Rania, seorang atlet berusia 13 tahun dari SMPN 1 Banjarmasin. Dengan wajah penuh semangat usai pertandingan, ia mengaku semakin termotivasi saat bisa bertanding langsung di hadapan Wali Kota Banjarmasin dan berhasil mengumpulkan poin tinggi dalam laga yang dijalaninya.

Meski harus menjalani latihan selama sekitar satu bulan penuh sebelum kejuaraan, Rania mengaku tidak merasa terbebani menghadapi lawan-lawannya. “Hati senang pang, dapat poin paling banyak. Lawannya lumayan susah,” ucapnya sambil tersenyum.

Rania memilih anggar dibanding olahraga lain karena merasa tertantang dengan kecepatan dan strategi permainan. Kehadiran atlet muda seperti dirinya menjadi gambaran bahwa olahraga anggar mulai mendapat tempat di hati generasi muda Banjarmasin.

Pemerintah Kota Banjarmasin bersama IKASI dan KONI didorong terus memperkuat pembinaan berkelanjutan agar potensi atlet muda tidak berhenti sebagai bakat terpendam, melainkan tumbuh menjadi prestasi nyata bagi Kota Seribu Sungai. *Stn

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img