28.6 C
Banjarbaru
Senin, Oktober 26, 2026
spot_img

835 Layang-Layang Hiasi Langit Batakan Baru, Festival Nasional Ditutup dengan Aksi Kemanusiaan

Festival Layang-Layang Nasional 2026 di Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut, resmi ditutup Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, Minggu (25/10/2026).

Tak sekadar menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi para pecinta layang-layang dari berbagai daerah hingga mancanegara, festival yang berlangsung selama dua hari ini juga membawa misi kemanusiaan.

Melalui penggalangan dana selama kegiatan, panitia berhasil menghimpun bantuan sebesar Rp3 juta untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanah Laut.

Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan peserta, tetapi juga memperkuat solidaritas serta persaudaraan.

Menurutnya, menang dan kalah merupakan hal yang wajar dalam sebuah perlombaan. Namun, nilai kebersamaan dan semangat saling mendukung menjadi hal yang jauh lebih penting.

“Kalah dan menang dalam perlombaan adalah bagian dari kompetisi, yang jauh lebih penting untuk menjaga solidaritas persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Zazuli.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan Festival Layang-Layang Nasional 2026.

Zazuli berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

835 Layang-Layang Meriahkan Festival

Selama dua hari pelaksanaan, Festival Layang-Layang Nasional 2026 mempertandingkan empat kategori dengan total partisipasi mencapai 835 layang-layang.

Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan pegiat layang-layang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi sarana mempererat hubungan ant komunitas serta memperkenalkan kekayaan budaya layang-layang kepada masyarakat luas.

Adapun para pemenang juara pertama dalam masing-masing kategori yakni:

– Layang-Layang Eksibisi Modern: Soni dari Yogyakarta.
– Layang-Layang Tradisional Umum: Inorga Pelangi dari Tapin.
– Layang-Layang Tradisional Tanah Laut: Tim Putra Tunggal.
– Layang-Layang Ulur Klasik: Sadi.

Penutupan Festival Layang-Layang Nasional 2026 menjadi penegas bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan aksi kemanusiaan.

Dari langit Batakan Baru, semangat kreativitas dan persaudaraan tidak hanya menyatukan para pegiat layang-layang, tetapi juga menghadirkan kepedulian bagi masyarakat Tanah Laut yang tengah menghadapi dampak karhutla.Dede ini

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img