28 C
Banjarbaru
Kamis, Februari 26, 2026
spot_img

Viral Di Sosmed Roti Berjamur di SPPG Desa Ujung Dipastikan Selesai, Tidak Ditemukan Pelanggaran

Dugaan roti berjamur yang sempat viral di media sosial terkait distribusi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, dipastikan telah selesai dan tidak ditemukan adanya pelanggaran.

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi terhadap sampel makanan yang dipermasalahkan. Isu ini sebelumnya ramai diperbincangkan warganet setelah beredar foto dan narasi yang menyebutkan adanya roti berjamur dalam paket MBG yang didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pengelola SPPG Desa Ujung bersama unsur terkait segera melakukan pemeriksaan serta klarifikasi atas kabar yang beredar.

Kepala SPPG Desa Ujung, Hernando R, menjelaskan pihaknya telah mengklarifikasi langsung kepada warga yang mengunggah informasi tersebut. Ia menegaskan roti yang diterima dalam kondisi baik dan masih layak dikonsumsi.

“Roti yang diterima dalam kondisi baik. Tampilan yang diduga jamur tersebut merupakan tepung terigu yang menempel pada alas roti, bukan jamur,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan produsen roti terkait kualitas produk yang dikirimkan ke SPPG. Berdasarkan keterangan, roti tersebut tiba pada hari Minggu dan kemudian didistribusikan pada hari Senin untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

“Roti tersebut datang pada hari Minggu (22/2/2026) dan didistribusikan pada hari Senin (23/2/2026) untuk dimakan saat buka puasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hernando menegaskan persoalan tersebut telah diselesaikan melalui pertemuan bersama unsur terkait yang melibatkan pihak kecamatan, TNI, Polri, Kepala Yayasan Ubudiyah, serta para guru.

“Hasil pertemuan tadi sudah tidak ada masalah. SPPG bisa berjalan seperti biasa tanpa kendala,” pungkasnya.

Secara terpisah, Camat Bati-Bati sekaligus Satgas MBG, Noor Helmi, menyatakan persoalan menu makanan yang sempat diposting di media sosial tersebut telah diselesaikan.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan menyampaikan permasalahan terlebih dahulu kepada pihak sekolah maupun pengelola SPPG sebelum mempublikasikannya.

“Hasil pertemuan tadi sudah selesai, tidak ada masalah, dan terkait pelaksanaan MBG di Kecamatan Bati-Bati tidak ada permasalahan kesehatan,” tegasnya. Dede

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img