Universitas PGRI Kalimantan menjadi tuan rumah bagi Festival Madihin dengan Peserta Guru dan Pamadihinan yang tergabung dalam komunitas Madihinesa digelar di Aula UPK Banjarmasin. Festival ini merupakan salah satu acara yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya madihin, sebuah tradisi lisan yang kaya akan nilai-nilai pendidikan dan hiburan.
Acara yang berlangsung di aula Universitas PGRI Kalimantan ini dihadiri oleh para guru dan pamadihinan dari komunitas madihinesa di Kalimantan. Mereka berkumpul untuk menampilkan kemampuan mereka dalam menghibur dan memberikan pesan-pesan moral melalui seni madihin.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi antar peserta dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal. Dt. Ida Komalasari, M.Pd, dalam sambutannya, menekankan pentingnya pelestarian seni sastra lisan madihin sebagai bagian dari identitas budaya Kalimantan.
Peserta festival menampilkan berbagai tema, mulai dari pendidikan, lingkungan, hingga nilai-nilai moral. Mereka menunjukkan kemampuan mereka dalam mengarang kata-kata yang puitis dan menghibur, serta kemampuan dalam berinteraksi dengan audiens.
Festival Madihin ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal dan menjadi sarana untuk melestarikan tradisi madihin bagi generasi mendatang.
Mereka berharap festival ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan hiburan yang berbasis budaya.
Festival madihinan dilaksanakan oleh TIM dari UPK Banjarmasin yang digawangi oleh Dr Ida Komalasari, M. Pd., Rahmani, M. Sn., M. Saufi, M. Pd., dan Noor Indah Wulandari, M. Pd. Tim ini didukung oleh Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia lewat program Inovasi Seni Nusantara Tahun 2025 ( PISN).
“Cintailah Seni Sastra Lisan Madihin, agar lestari karena mengandung nilai dan tradisi kearifan lokal Kalimantan,” pungkas Ida Komalasari. Bzak![]()









