PT Merge Mining Industri (MMI) mempertegas komitmen tanggung jawab sosialnya melalui penyaluran Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan yang menyasar penguatan ekonomi dan pelestarian budaya ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Kamis (26/2/2026).
Konsultan CSR PT Banua Prima Persada untuk PT Merge Mining Industri (MMI), Djoko Handono Warih, menegaskan pentingnya pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terstruktur, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal itu disampaikannya pada kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berupa penyerahan bantuan alat pendukung seni budaya lokal serta alat usaha untuk warung/toko bagi Desa Rantau Bakula, Rantau Nangka, Pakutik, dan Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (26/2/2026).
Djoko menegaskan bahwa pelaksanaan CSR memiliki landasan hukum yang jelas, di antaranya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, serta Peraturan Daerah Kalimantan Selatan Nomor 1 Tahun 2014.
Menurutnya, saat ini implementasi CSR telah menggunakan sistem E-Optima yang berbasis pelaporan digital dan dilengkapi titik koordinat (GPS) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas program.
“Setiap triwulan kami akan melakukan monitoring dan pelaporan, baik kepada pemerintah desa maupun kepada manajemen perusahaan. Semua kegiatan harus terdokumentasi dan terlapor dengan baik,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa program PPM yang dilaksanakan bersifat triwulanan dan merupakan bagian dari perencanaan berkelanjutan. Untuk program lanjutan, perencanaan berikutnya akan diarahkan pada tahun 2027, sementara tahun berjalan difokuskan pada realisasi usulan program yang telah diajukan masyarakat.
Djoko juga menyampaikan apresiasi kepada PT MMI atas kepercayaan yang diberikan, serta kepada unsur pemerintah kecamatan dan desa atas dukungan dan sinergi yang terbangun.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi jembatan antara perusahaan dengan masyarakat, sehingga tanggung jawab sosial perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya. Harapannya tentu untuk meningkatkan ekonomi dan kesehatan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, publikasi kegiatan CSR juga menjadi bagian penting agar masyarakat luas mengetahui komitmen dan kontribusi perusahaan terhadap lingkungan sosialnya.
Djoko memohon dukungan dan kerja sama seluruh pihak agar program yang dijalankan dapat memberikan keberkahan dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah ring 1 perusahaan.
“Semoga apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. As![]()










