27 C
Banjarbaru
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img

Pasar Wadai Banjarmasin 1447 Hijriah Resmi Dibuka, Sajikan Aneka Kuliner dan Pilihan Menu Berbuka

Menyambut suka cita Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banjarmasin kembali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam semarak Bamara Festival Pasar Wadai yang resmi dibuka bersama oleh Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman dan Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR, terpusat di Kawasan Siring Nol Kilometer, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (19/2) sore.

Iringan tabuh gendang pun menandai dibukanya kegiatan yang berlangsung satu bulan penuh selama bulan Ramadan tersebut. Selepas peresmian, rombongan langsung meninjau sembari bercengkrama hangat dengan para pedagang dan membeli sejumlah jajanan di lapak yang tersedia.

Mewakili Gubernur Kalsel, Hasnuryadi memandang festival ini sebagai simbol tradisi tahunan yang sangat dinanti oleh masyarakat Banua.

“Ini menjadi tradisi yang dirindukan, bukan sekedar tempat mencari takjil, tetapi juga simbol kebersamaan dan kegembiraan masyarakat Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan dalam menyambut bulan suci Ramadan,” katanya.

Lebih jauh, Ia menyebut sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menyelenggarakan festival ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Terbukti, dengan partisipasi ratusan pelaku usaha, Hasnur berharap ajang ini bisa menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan di tengah suasana Ramadan.

“Artinya kita ingin kolaborasi ini dapat merangkul semua sebagaimana visi Pak Gubernur Haji Mujidin dan diharapkan perputaran ekonomi selama Ramadan dapat meningkat pesat dan membantu kesejahteraan para pedagang kita,” jelasnya.

Di sisi lain, Wali Kota M. Yamin selaku tuan rumah mengapresiasi kolaborasi erat Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel yang selama ini terjalin khususnya dalam mendukung ajang tahunan yang menjadi salah satu ikon budaya Kota Banjarmasin jelang Ramadan.

Lebih lanjut, Pasar Wadai tahun ini, ujarnya tidak hanya bicara soal kolaborasi, namun bagaimana ruang yang disiapkan benar-benar bermanfaat untuk menggerakan perekonomian daerah.

Ia mencontohkan salah satunya melalui program Pasar Raya TPID ke-6 yang menjadi salah satu rangkaian festival di pasar wadai ini untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan komoditas pasokan terjaga bagi warga.

“Dengan semarak ini, fokus kita juga kerjasamakan pada pengendalian inflasi selama Ramadan. Dengan harga yang lebih terjangkau, kita ingin daya beli masyarakat kita bisa terjaga,” beber Yamin.

Tak hanya itu, deretan kegiatan lain seperti National Halal Fair sebagai ruang promosi dan edukasi produk halal juga turut dihadirkan sebagai upaya penguatan ekosistem ekonomi syariah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional melalui pemberdayaan UMKM.

“Artinya kita ingin festival pasar wadai kali ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan saja, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Banua, khususnya di kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Tak lupa, Wali Kota juga mengajak seluruh elemen lapisan masyarakat, termasuk kepada para pedagang maupun pengunjung untuk dapat bersama menjaga kebersihan lingkungan lokasi pasar wadai dan turut aktif untuk menggalakkan pemilahan sampah dari sumber serta pengurangan sampah plastik sekali pakai.

“Kolaborasi ini merupakan contoh nyata bahwa ketika pemerintah bekerja bersama dan saling merangkul semua, manfaatnya akan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Bekerja bersama, merangkul semua, Banjarmasin Maju Sejahtera,” tandasnya.

Dengan suasana stand yang lebih ramai, dan dukungan positif dari berbagai lini, Pemerintah Kota Banjarmasin pun berharap geliat perekonomian warga dan pedagang UMKM dapat berputar secara lebih optimal. Stn

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img